Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Usaha normalisasi aliran sungai di Kota Banjarmasin, dengan melakukan penyedotan air sungai, masih terus dilakukan Pemko Banjarmasin.
Pantauan atas kegiatan tersebut langsung dilakukan Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, dengan turun ke lapangan untuk menyelesaikan masalah banjir di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini.
Upaya penyedotan air yang sudah mulai dilakukan pada Rabu (19/1) lalu itu terus dipantau orang nomor satu di Kota Seribu Sungai ini. Hari ini misalnya, Ibnu terlihat memantau kegiatan penyedotan air di Sungai Gardu dan Sungai Guring.
Selain memantau kegiatan normalisasi aliran sungai, Ibnu juga mengunjungi warga korban banjir di kawasan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Sementara untuk menyedot air banjir, Walikota juga mengerahkan bantuan dari masyarakat berupa pompa air berkafasitas tinggi, seperti di Tampekong Jalan Veteran, dan beberapa titik lain di kawasan Banjarmasin Timur.
Terpantau, sejak upaya penyedotan air atau normalisasi dilakukan, penurunan genangan air mulai terjadi, seperti halnya di kawasan Jalan Veteran, Banjarmasin Timur, dan sebagian kawasan di Banjarmasin Utara yang terdampak banjir cukup parah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari informasi pusat bencana banjir, hingga saat ini jumlah lokasi banjir di Kota Banjarmasin sebanyak 26 titik. Kawasan terbanyak yang mengalami banjir di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur berjumlah 13 titik, Banjarmasin Utara 2 titik, Banjarmasin Selatan 4 titik, dan Banjarmasin Tengah 7 titik.
Sementara penyaluran bantuan dari dana BTT dan dari elemen masyarakat, terus dibagikan ke dapur umum yang berjumlah 101 buah.[]



