Jalan Hasan Basri Tak Mampu Tampung Antrean Truk

Jalan Hasan Basri Tak Mampu Tampung Antrean Truk

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Kondisi Jalan Hasan Basri, Banjarmasin Utara, kini semakin sempit akibat antrean truk yang ingin menyeberang dengan feri.

Terpantau, Selasa dan Rabu (10/2), antrean truk sudah masuk ke kawasan Jalan S Paman, tepatnya hingga depan Rumah Sakit Islam.
Kondisi ini dinilai tak membaik, karena antrean truk semakin pajang parkir di pinggiran jalan yang memakan hampir satu lajur jalan.

Agus Rahman, Warga Komplek AMD Jl Hasan Basry, berharap petugas mampu mengatur antrean truk ini, karena beberapa truk terkadang menutupi jalan masuk komplek.

“Kesulitannya bukan hanya macet, kendaraan keluar masuk komplek sangat sulit karena tertutup antrean truk,” ucapnya.

Apalagi, papar Agus, dalam dua hari terakhir antrean semakin panjang hingga Jalan S Parman. Kalau semula antrean hanya sepanjang Jl Hasan Basry, namun kini semakin panjang.

Menumpuknya antrean ini karena tempat penyeberangan hanya satu, sementara jumlah angkutan sangat banyak, dan setiap hari jumlahnya dipastikan terus bertambah mengingat tak ada sopir truk yang berani mengambil risiko melintasi Jl Gubernur Sarkawi karena rusak berat.

“Kita juga sebenarnya tak ingin mengantre, karena biaya makin tinggi dan waktu banyak terbuang. Namun keselamatan barang yang kita antar harus diutamakan. Jadi kita memilih aman dengan mengantre di penyeberangan feri,” ucap Rahmad, sopir Angkutan Fuso dari Sungai Andai.

Untuk itu, pihaknya juga berharap masalah ini dapat segera teratasi, karena sangat menguras tenaga dan biaya.

“Kalau kita sebagai warga di Kayutangi berharap, ada tempat alternatif untuk truk-truk ini bisa parkir sementara, sehingga tak parkir di pinggir jalan. Jadi jalan tak macet, karena sebelum ada antrean truk, jalan di sekitar sini setiap hari sudah rawan macet, khususnya jelang magrib, sejak jembatan diperbaiki,” kata Agus[].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *