Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Sebanyak 80% Nakes (tenaga kesehatan) di Banjarmasin sudah divaksinasi dalam tahap pertama penyuntikan vaksin Sinovac di Kota Banjarmasin.
Hal ini diutarakan, Dr Mahcli Riyadi selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin siang (22/2).
“Mengenai vaksin sendiri, kita di Banjarmasin saat ini fokus untuk menyalurkannya ke tenaga kesehatan,” tuturnya.
Machli menyebutkan, sampai saat ini sudah ada 80% Nakes yang telah menerima vaksin Covid-19 jenis Sinovac.
“Untuk nakes yang menerima vaksin ini sudah 80% lebih untuk tahap pertama, dan terus meningkat sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan,”ucapnya.
Ditanya mengenai dampak setelah vaksinasi, Machli mengatakan sampai saat ini tidak ada Nakes yang mengeluhan atau merasakan komplikasi akibat vaksin Sinovac.
“Sebagian besar tidak ada keluhan. Hanya keluhan-keluhan ringan saja seperti pegal, dan itu adalah hal yang wajar, dan tidak ada keluhan yang berarti seperti komplikasi,” tuturnya.
Machli juga mengatakan, pihaknya menargetkan vaksinasi tahap pertama untuk Nakes di Kota Banjarmasin selesai di akhir bulan. “Kita berharap pemberian vaksinasi untuk Nakes di Kota Banjarmasin bisa mencapai target di akhir bulan nanti,”ucapnya.
Mengenai vaksinasi untuk masyarakat umum, Machli mengatakan kegiatan vaksinasi akan dilakukan di bulan Maret. “Untuk vaksinasi kepada masyarakat umum akan dilaksanakan di bulan Maret. Kalau sekarang kita fokus kepada garda terdepan dulu, yakni tenaga kesehatan,” ujarnya.
Sebagai informasi, vaksinasi untuk Nakes ditargetkan Presiden RI sebanyak 1,3 juta dosis untuk seluruh Indonesia.[]



