Tim Gabungan Bartim Bina 39 Desa Tangguh

Tim Gabungan Bartim Bina 39 Desa Tangguh

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Pada Kamis (4/3/2021) kemarin, telah digelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan penandatanganan kesepakatan kerjasama (MoU) antara Polres, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam rangka pembinaan pemberdayaan masyarakat untuk menyukseskan Program Desa Tangguh.

Dalam Rakor yang digelar di Aula Pratisara Wirya Mapolres Bartim tersebut, Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra SH SIK MPICT memaparkan, Polres Bartim bersama Pabung TNI 1012/Buntok telah merilis sebanyak 39 Desa Tangguh di seluruh Bartim.

Kemudian dirincikan, untuk wilayah Polsek Dusun Timur ada 14 Desa Tangguh, Dusun Tengah 7 Desa Tangguh, Patangkep Tutui 4 Desa Tanggun, Pematang Karau 5 Desa Tangguh, Awang  5 Desa Tangguh, dan Kecamatan Banua Lima sebanyak 4 Desa Tangguh.

“Untuk ke depan kita lanjutkan minimal mencapai 50% dari 101 desa yang ada seluruh Barito Timur ini kita jadikan Desa Tangguh,” kata AKBP Afandi Eka Putra di hadapan Bupati Bartim Ampera AY Mebas SE MM dan segenap peserta Rakor.

Menurut Kapolres Bartim, untuk setiap satu Desa Tangguh ditugaskan satu orang Bhabinkamtibmas.  Sekarang sudah disiapkan sebanyak 55 orang anggota kepolisian untuk ditempatkan di setiap Desa Tangguh tersebut. 

Kapolres menjabarkan, Desa Tangguh memiliki 3 karakteristik ketangguhan. Yakni ketangguhan pangkat, ketangguhan penanggulangan Covid-19, dan ketangguhan penanggulangan Karhutla.

“Nah, 3 ketangguhan itu menjadi tanggung jawab kita bersama menilainya. Sebab, Desa Tangguh merupakan suatu program yang kita laksanakan bersama-sama, Polri, TNI, Pemda, dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Bupati Bartim Ampera AY Mebas menyambut baik program ini. Menurutnya, Program Desa Tangguh ini  selaras dengan visi misi Kabupaten Bartim. Yakni mensejahtrakan masyarakat dalam bentuk ekonomi kerakyatan.

“Karena fokus untuk desa, maka dalam hal ini pemerintah ingin menunjang ekonomi kerakyatan dari dana desa 35%. Arahnya ekonomi kerakyatan. Mari sama-sama kita sukseskan Desa Tangguh, baik itu masyarakat, wartawan, dan instansi lainnya,” ujarnya.

Bupati Bartim berharap kepada pihak terkait di pemerintahan agar benar-benar bersinergi, terutama yang berkaitan dengan bidang kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, dan untuk kesejahteraan masyarakat.

Begitu juga yang disampaikan Pabung TNI 1012/Buntok. Disebutkan, TNI sangat mendukung Program Desa Tangguh ini. 

“Apalagi tujuan Desa Tangguh ini termasuk mencegah dan penanganan masalah Covid-19 dan Karhutla. Dengan saling kerja sama, kita yakini Desa Tangguh bisa nampak keberhasilannya,” tegas Mayor Inf Tubagus Abdul Halim, sebagai perwira penghubung Kodim 1012/Buntok.

Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra menambahkan, tidak menutupi kemungkinan semua desa di Bartim ecara keseluruhan dijadikan Desa Tangguh.

“Program Desa Tangguh bukan hanya untuk memikirkan membentuk yang baru, tapi kita juga membina yang sudah ada. Nah itu yang terpenting,” ujarnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *