Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Guna memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang vaksin Covid-19, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mencanangkan vaksinasi tahap kedua, yang ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Lanjut Usia (Lansia), dan Petugas Pelayanan Publik.
Bertempat di Lobby Balaikota Banjarmasin, pencanangan vaksinasi tahap kedua dilakukan langsung oleh Plh Walikota Banjarmasin H Mukhyar, Selasa (09/03).
Menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 pada vaksinasi tahap kedua, H Mukhyar berharap bisa menjadi contoh bagi masyarakat Kota Banjarmasin, dan menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 tidak berbahaya.
“Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya vaksinasi ini menjadi contoh bagi masyarakat lainnya, bahwa vaksin itu benar-benar tidak membahayakan. Kami tadi yang divaksin pertama, karena ini juga menjadi tanggung jawab kami. Kami apresiasi ini. Mudah-mudahan berjalan lancer, dan selanjutnya bisa diikuti oleh masyarakat,” ujarnya.
Mukhyar mengimbau seluruh masyarakat Kota Banjarmasin, terutama yang masuk dalam sasaran vaksinasi, agar dapat mendukung program vaksinasi dengan berpartisipasi datang ke fasilitas kesehatan yang melayani vaksinasi.
“Selanjutnya, kami mengajak seluruh warga Banjarmasin yang masuk dalam sasaran vaksinasi berikutnya agar dapat mendukung program vaksinasi ini, dengan mengajak anggota keluarganya datang ke fasilitas kesehatan yang memberikan layanan vaksinasi Covid-19,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi menyampaikan, jumlah sasaran vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan, Lansia, dan Pelayanan Publik, di Kota Banjarmasin dimulai dari tahap pertama sampai dengan saat ini.
“Sasaran vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan yang sudah kita laksanakan pada tahap pertama, sasarannya 6.590 orang. Kemudian untuk lansia data yang kita miliki berjumlah 55.790 orang. Lalu pekerja publik sebanyak 60.691 orang,” katanya.
Dari informasi terhimpun, capaian vaksinasi Covid-19 dari tahap pertama sampai tahap kedua ini, diantaranya Tenaga Kesehatan yang ditargetkan 6.590 orang telah tercapai 10.238 orang atau 155,4 persen, kemudian untuk Lansia telah tercapai 1.592 orang atau 2,86 persen dari target 55.790 orang, untuk para pekerja publik yang sudah divaksinasi berjumlah 2.219 orang atau 3,69 persen dari target 60.691 orang. Sedangkan untuk ASN, Machli Riyadi menargetkan pada vaksinasi di tahap kedua ini dapat tercapai 6.000 orang ASN.[]



