Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Guna membentuk kekebalan dan mengikuti anjuran pemerintah, Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP) ULM Banjarmasin gelar vaksinasi massal, yang dilaksanakan Senin (8/3) siang di Aula Hasan Bondan, FKIP ULM.
FKIP ULM sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi pertama yang mengadakan vaksin di lingkup Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Hal ini diutarakan Dekan FKIP ULM, DR Chairil Faif Pasani Msi. “Fakultas kita merupakan kampus pertama yang mengikuti vaksinasi, untuk membentuk kekebalan kelompok,”ucapnya.
“Sebelumnya kita pernah kerjasama saat tracking Covid-19, lalu ditawarkan Puskesmas Alalak Selatan untuk vaksinasi, dan kami bersedia karena vaksinasi tahap kedua ini perguruan tinggi masuk dalam pelayanan publik,” sambungnya.
Pada vaksinasi tahap kedua ini diikuti oleh 60 dosen dan karyawan FKIP ULM, termasuk para guru besar, ketua jurusan dan program studi yang masuk dalam kategori lansia.
“Untuk jumlah keseluruhanya, sisanya sebanyak 325 dosen dan 75 staf karyawan FKIP ULM, akan mengikuti vaksinasi secara bertahap,” kata DR Chairil Faif Pasani Msi.
Dari total dosen dan tenaga pendidik tersebut, tidak semua bisa mengikuti vaksinasi, karena ada yang memiliki komorbid dan penyakit bawaan.
Disisi lain, Tim screaning vaksinasi Covid-19 Puskesmas Alalak Selatan, dr Ella Isedora Simanjuntak, mengatakan layanan vaksinasi adalah layanan jemput bola.
“Jadi para pengajar pendidik diprioritaskan, mengingat beliau-beliau ini memiliki kontak erat dengan banyak orang. Jadi kita jemput bola. Di dalam gedung dilaksanakan, di luar gedung juga berlangsung dengan menjemput bola, sesuai instansi yang termasuk wilayah target kami,” terang dr Ella.
Kepala Puskesmas Alalak Selatan ini mengatakan, untuk pola jemput bola vaksinasi dengan berskala besar/massal ini adalah hal yang pertama dilakukan Puskesmas Alalak Selatan. Program vaksinasi akan terus berlanjut bagi dosen dan karyawan lainnya.
“Vaksinasi ini yang pertama dan bertahap, mengingat satu vial vaksin ini untuk 10 orang, jadi digenapkan. Dan akan dijadwalkan tahap selanjutnya,” pungkasnya.[]



