KPP Bartim dan KPP Provinsi: Perempuan Jangan Takut Terjun ke Dunia Politik

KPP Bartim dan KPP Provinsi: Perempuan Jangan Takut Terjun ke Dunia Politik

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Masa Bakti 2020-2024, resmi dilantik oleh Ketua DPRD Bartim, Nur Sulistio, Selasa (16/3/2021) lalu. 

Dalam pelantikan yang berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Bartim tersebut, Nur Sulistio didampingi   Wakil Ketua DPRD, Ariantho S Muller dan Depe, sejumlah anggota dewan, dan Ketua KPP Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng), Andina Theresia Narang.

Pelantikan Ketua dan Pengurus KPP Bartim ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh, Kapolsek Dusun Timur, Kejari, sejumlah tokoh masyarakat, Prokopemda, dan perwakilan isntansi lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua KPP Kalteng, Andina Theresia Narang antara lain menyatakan bangga dan lega. Sebab, pelantikan dan pengukuhan Kepengurusan KPP Kabupaten Bartim selalu menjadi terdepan.

“Selain itu, untuk anggota legeslatif prempuan di Bartim ini mengalami kenaikan. Kalau dulu 5 orang, kini bertambah jadi 7orang. Jadi untuk kuota 30% sudah terpenuhi. Untuk priode selanjutnya kita berharap bisa mencapai 30% lebih,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Andina menjelaskan arti Kaukus. Kaukus, paparnya, merupakan perkumpulan Legeslatif berbagai partai yang duduk dalam anggota DPRD di bawah naungan Kaukus RI yang terbantu di provinsi dan kabupaten.

“KPP ini melaksanakan tugasnya membantu kaum perempuan yang mau masuk ke politik. Juga membantu Pemda dalam penganggaran dan perundang-undangan,” ujarnya.

Andina berharap, KPP Bartim nantinya dapat melakukan sekolah politik bagi generasi muda perempuan, sebagai penerus perjuangan perempuan di legislative. 

“Sehingga untuk generasi muda perempuan yang ada di Bartim ini tidak takut terjun ke dunia politik,” tegasnya.

Sementraa itu, Ketua KPP Bartim, Adolina Sendol SPd menyebutkan, untuk KPP priode kedua ini pihaknya sudah menyiapkan program-programnya.

“Kita juga sudah melakukan sosialisasi dan pelatihan, yang disesuaikan dengan masa pendemi Covid-19 ini. Sebelumnya kita juga sudah melakukan bantuan-batuan ke masyarakat. Walau pun anggaran minim, tetapi kita tetap dapat melaksanakan program KPP,” katanya.

Adonlina mengaku bangga, dimana perwakilan perempuan yang duduk di DPRD Bartim cukup banyak. Ia juga menegaskan, pihaknya membuka kesempatan kepada prempuan-prempuan Bartim yang mau terjun ke dunia politik. 

“Jangan segan-segan. Tapi harus diingat, untuk terjun ke dunia politik harus memiliki wawasan. Supaya mereka mengerti bahwa sebagai wanita bisa dipercaya oleh masyarakat,” tuntas Adolina.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *