Porprov HSS 2022 Masih Terkendala Anggaran

  • Whatsapp
Porprov HSS 2022 Masih Terkendala Anggaran

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Antisipasi kurangnya anggaran untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel 2022 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel bahas perencaan anggaran.

Bersama KONI Kalsel dan Disporpar Kabupaten HSS, Dispora Kalsel mencanangkan pelaksanaan Porprov HSS berjalan lancar dengan anggaran memadai.

Adanya masalah anggaran dalam kurun waktu dua tahun terakhir, dinilai cukup mempengarungi program olahraga di Banua. Keterbatasan anggaran ini terjadi karena harus dibagi untuk penanganan pandemi Covid-19, serta penanggulangan bencana alam banjir beberapa waktu lalu.

Menurut Kadispora Kalsel, Drs H Hermansyah, pihaknya telah membahas hal ini untuk kelancaran pelaksanaan Porprov HSS 2022 mendatang.

Adapun topik pembahasan diantaranya meliputi pelaksanaan, kesiapan, serta pendanaan Porprov HSS 2022.

“Khususnya anggaran, kita kali ini mempersiapkan untuk kegiatan pelaksanaanya. Sementara untuk venue disiapkan melalui APBD Kabupaten HSS,” katanya.

Selain itu, papar Hermansyah, Dispora Kalsel juga mempertanyakan kesiapan venue yang disiapkan oleh HSS. Sebab, hal ini berkaitan dengan berapa cabor yang akan dipertandingkan, dimana sebelumnya ada 34 cabor dan kemungkinan bertambah.

“Karena urusan kita adalah pelaksanaan, maka penting koordinasi ini. Jadi kita bisa perkirakan, berapa anggaran yang nantinya kita ajukan untuk pelaksanaan Porprov, sehingga tak mubajir,” ucapnya.

Hal itu, lanjut Hermansyah, juga berkaitan erat dengan anggaran yang diperoleh tahun depan, karena saat ini terjadi pemangkasan anggaran untuk penanggulangan bencana serta pandemi Covid-19.

“Setidaknya sejak dini kita sudah bisa memperkirakan berapa anggaran yang akan diajukan untuk 2022, khususnya pelaksanaan Porprov,” ujarnya.

Sementara untuk kesiapan venue di HSS, Pemkab HSS menurutnya sudah menganggarkannya, dengan kisaran anggaran antara Rp15 hingga Rp20 miliar.

“Mudahan 2022 mendatang anggaran cukup, dan kita juga memperkirakan pelaksanaan PON yang tak mungkin digelar bersamaan dengan Porprov. Jadi, apabila terjadi perubahan waktu pelaksanaan PON, maka Porprov pun diubah pula, dan penganggaran pun juga berubah,” jelasnya.[] 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *