Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Unversitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, bekerjasama dengan Kota Kita dalam program Urban Citizenship Academi (Akademi Kewargaan Kota), serta University College London (UCL), melakukan penelitian di dua kelurahan di Banjarmasin.
Sebanyak 10 mahasiswa ULM berasal dari jurusan Arsitektur, Sosiologi, dan Pendidikan Khusus, terlibat dalam penelitian yang dilaksanakan dari 18 Februari-25 Juni 2021 tersebut.
“Tujuannya mendalami isu perencanaan dan pembangunan berbasis inklusif di Banjarmasin. Serta melihat bagaimana partisipasi warga dalam mendorong kota yang inklusif,” kata Direktur Kantor Urusan Internasional ULM, Arief Budiman.
Arief menjelaskan, melalui program ini mahasiswa bisa belajar banyak. Terutama mengenai metode penelitian partisipatif, dengan menggunakan teknik photography participatory.
“Dengan teknik penelitian tersebut, mahasiswa dapat memperoleh gambaran baru tentang bagaimana mendengarkan informasi dan aspirasi secara feasible dan kolektif,” katanya.
Seluruh proses kegiatan ini, papar Arief, melibatkan warga. Dari situ mahasiswa belajar melakukan kegiatan lapangan berdasarkan perspektif warga sebagai subjek penelitian, bukan hanya membawa perspektif peneliti saja.
Penelitian dilakukan secara online dan offline. Mereka mewawancarai sejumlah stakeholder serta organisasi penyandang disabilitas di Banjarmasin, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HDWI) Kota Banjarmasin.
“Program kerjasama ini dapat meningkatkan dan menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
Salah satu mahasiswa Pendidikan Inklusi ULM, Farah, mengatakan, ini merupakan pengalaman yang sangat luar biasa. Banyak pelajaran yang didapat, karena penelitian dilakukan secara berkelompok.
“Selain itu, membuat saya melihat sudut pandang yang lain terhadap berbagai hal,” ucapnya.[]



