Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Dua gadis muda, kakak-beradik, bernama Similie dan Sikamilie, ini layak dijadikan contoh dalam mengikuti anjuran pemerintah terkait pencegahan paparan virus Covid-19.
Mereka sengaja datang jauh-jauh dari Desa Wungkur Nanakan, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), ke Tamiyang Layang, untuk mengikuti kegiatan vaksinasi massal, Sabtu pekan lalu.
Dua gadis belia ini terlihat duduk santai di halaman Mapolres Bartim, menunggu giliran divaksinasi. Kegiatan vaksinasi massal ini sendiri digelar oleh Polres Bartim bekerja sama dengan Dinkes, dan dibuka langsung oleh Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra SH SIK MPICT.
Pelaksanaan vaksinasi massal berkaitan dengan Hari Bhayangkara Ke-75 ini, selain didukung pemerintah daerah, juga didukung TNI 1012/Buntok, dan dihadiri langsung oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas SE MM. Juga hadir Kajari dan kepala BPBD DamKar Bartim.
Di tengah banyaknya orng yang datang untuk divaksin, Similie dan Sikamilie terlihat sabar dan santai menunggu giliran.
“Kami mau divaksin karena takut Corona (Covid-19). Maka dari itu, kami rela jauh-jauh datang dari Desa Wungkur, agar bisa disuntik vaksin,” kata mereka, ketika ditanya Maknanews.
Kakak-beradik (dua saudara kandung) ini bertempat tinggal di Hayaping, Desa Wungkur Nanakan.
“Kami bekerja di Kantor Desa Wungkur Nanakan. Jadi, selain memang takut pada Corona, kami sebagai aparat pemerintah juga harus bisa memberi contoh,” ucap keduanya, sambil tersenyum ceria, sama sekali tak takut untuk disuntik vaksin.[]



