Hindari Mafia Tanah, Kepala BPN Imbau Masyarakat Segera Buat Sertifikat

Hindari Mafia Tanah, Kepala BPN Imbau Masyarakat Segera Buat Sertifikat

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARBARU – Untuk menghindari terjadinya sengketa tanah, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Elen Putra SH MKN, menyarankan kepada masyarakat agar sebelum membeli tanah untuk terlebih dulu mengecek legalitas tanah tersebut di BPN. 

“Sebaiknya, sebelum membeli tanah, kita sebagai pembeli harus jeli. Pertama, cek dulu legalitas tanah tersebut. Cek juga sertifikatnya ada atau tidak di BPN setempat,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/7) sore.

Pengecekan legalitas tanah ini, papar Alen, merupakan salah satu cara menghindari persoalan sengketa tanah. 

“Pengecekan ini tentu salah satu cara untuk menghindari sengketa tanah, yang takutnya nanti bisa terjadi. Biasanya, walaupun ada sertifikat, masalah sengketa tanah juga bisa terjadi,” ujarnya.

 

Tidak hanya itu, Alen juga mengatakan, agar pemilik tanah sebaliknya memaksimalkan lahannya sebaik mungkin, demi menghindari terjadinya sengketa tanah. 

“Kami dari BPN juga menyarankan kepada pemilik tanah untuk bisa benar-benar memanfaatkan tanahnya. Misal digunakan untuk pertanian, atau kolam ikam,” katanya.

Selain memaksimalkan fungsi tanah sesuai dengan manfaatnya, Alen juga menyarankan agar masyarakat yang mempunyai tanah segera membuatkan sertifikat untuk tanahnya. 

“Segera buatkan sertifikat bagi warga yang punya tanah,” ucap Kepala BPN Kalsel ini.

 

Walaupun mafia tanah masih jarang ditemui di Kalsel, Alen tetap mengimbau masyarakat yang memiliki tanah/lahan segera membuatkan sertifikat. Apalagi nantinya Kalsel ini merupakan wilayah yang sangat strategis, karena berdekatan dengan Ibu Kota Negara baru. 

 

“Apalagi nanti Kalsel jadi gerbang Ibukota, takutnya banyak mafia tanah. Makanya saya imbau masyarakat segera buatkan sertifkat, karena nanti saat Kalsel jadi gerbang Ibukota pasti impact (dampak) di bidang pertanahan itu besar,” tutupnya. []

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *