FKUB Periode 2021-2026 Dilantik, Pj Gubernur Kalsel: Ciptakan Toleransi Positif Antar Umat Beragama

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Pengurus baru Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Masa Bakti 2021-2026, resmi dilantik di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jum’at 916/7/2021). 

Pelantikan FKUB Kalsel ini dilakukan oleh Pj Gubernur Kalsel Safrizal, disaksikan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, dan  jajaran Forkopimda Kalsel. 

Dalam sambutannya, PJ Gubernur Kalsel Safrizal berpesan agar FKUB Kalsel sebagai forum komunikasi antar umat beragama yang berada di bawah pemerintahan dapat menciptakan toleransi yang positif. 

“Coba ciptakan toleransi antar umat beragama yang positif,” ucapnya.

Menurut Safrizal, di Kalsel ini kalau terjadi konflik antar agama maka pemantiknya adalah isu sosial dan ekonomi. Bukan dari agama itu sendiri. 

“Sebenarnya konflik antar umat agama itu bukan karena agama, melainkan karena isu sosial maupun ekonomi yang dikait-kaitkan dengan agama,” ujarnya.  

Safrizal juga berpesan agar FKUB Kalsel mampu mengembangkan toleransi antar umat beragama di Banua.

“Bersama FKUB Kalsel, mari terus kita kembangkan toleransi antar umat beragama, sekaligus mencapai tujuan bersama,” pesannya. 

 

Tidak hanya persoalan toleransi yang menjadi fokus Safrizal, penanganan pandemi Covid-19 juga merupakan salah satu fokusnya.  

“FKUB Kalsel saya harap dapat membantu pemerintah dalam mensosialisasikan penanganan pandemi Covid-19,” ujarnya. 

Sementara itu Ketua FKUB Kalsel Periode 2021-2026, Drs Muhammad Ilham Masykuri Hamdi Mag, mengatakan pihaknya akan bekerja keras untuk meningkatkan indeks kerukunan antar agama di Kalsel. 

“Bercermin dari indeks kerukunan di Kalsel di tahun 2019, maka kita berada di posisi 24 dengan indeks kerukunan sebesar 72,51%. Sedangkan indeks kerukunan di nasional itu rata-ratanya 73,83%. Ini artinya kami harus bekerja keras,” katanya.

Masykuri tentu berharap, kerja keras FKUB di bawah kepemimpinannnya ini akan mampu meningkatkan indeks kerukunan masyarakat beragama di Kalimantan Selatan.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *