Siaga Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Tempat Tidur

  • Whatsapp
Siaga Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Tempat Tidur

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Untuk memaksimalkan penanganan terhadap pasien positif Covid-19 dan mempersiapkan apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan menambah jumlah tempat tidur untuk pasien positif Covid-19 di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pasien yang dikarantina atau diisolasi di RSUD Sultan Suriansyah saat ini sebanyak 43 orang, dari kapasitas tempat tidur yang hanya dapat menampung 50 orang. Oleh sebab itu, jumlah tempat tidur di RSUD Sultan Suriansyah akan ditambah secara bertahap, hingga mencapai 125 tempat tidur.

Untuk dapat memaksimalkan penambahan tempat tidur yang letaknya di lantai tiga gedung baru tersebut, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu juga sudah mengumumkan rekrutmen tenaga kesehatan untuk dapat mengoperasionalkan ruang karantina atau isolasi tersebut.

“Kemudian ada tambahan di atas tadi dari Sumber Daya Manusianya. Dari kemarin kita sudah publikasi untuk rekrutmen sebanyak 50 orang perawat, 5 orang dokter umum, dan 4 orang bidan, karena sesuai juga dengan permintaan Dinkes Provinsi,” ujar Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, saat melakukan peninjauan persiapan penambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin, Rabu (21/07).

Progres persiapannya sendiri, lanjut Ibnu Sina, sudah hampir siap sepenuhnya. Ruangan dan tempat tidur sudah tersedia.

“Saya melihat persiapannya, ya mungkin sudah di atas 90 persen lah. Dari segi ruangan yang di dalam perencanaan itu untuk 3 ruangan, kita diskusikan menjadi 5 ruangan. Itu saya kira yang namanya darurat. Lebih baik begitu, daripada kita harus di luar. Ya dioptimalkan yang ada lah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu mengimbau kepada seluruh rumah sakit di Kota Banjarmasin untuk memaksimalkan jumlah ruangan. Yakni sekitar 50% untuk pasien Covid-19, dari jumlah kapasitas ruangan yang ada di masing-masing rumah sakit.[]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *