Korem 101/Antasari dan Kemenag Kalsel Gelar Doa Bersama

Korem 101/Antasari dan Kemenag Kalsel Gelar Doa Bersama

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Korem 101/Antasari Banjarmasin bersama Kementerian Agama Provinsi Kalsel, menggelar doa bersama secara virtual di ruang Media Center Korem 101/Antasari, Sabtu, (14/8) malam.

Kegiatan Doa bersama ini dihadiri oleh Danrem 101/Ant Brigjen TNl Firmansyah, Kakanwil Kemenag Kalsel Dr H M Tambrin MMPd, Ketua Tanfidziyah PW NU Kalsel  Dr KH Hasib Salim, Pimpinan Ponpes Dalam Pagar Kabupaten HSS KH Guru Ahmad Syairazi, Ketua MUI Balangan KH Muhammad Yusuf, para ulama, para pimpinan pondok pesantren, serta para tokoh agama.

Selain itu, hadir juga Kasipers Korem 101/Ant, para Dandim jajaran Korem 101/Ant, Staf Bintal Korem, para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/kota, Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh, dan para Kepala Madrasah, serta masyarakat

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Kemenag Kota Balangan, dilanjutkan dengan doa untuk keselamatan banua dan bangsa, pembacaan tahlil, dan doa dipimpin Ketua MUI Balangan KH Muhammad Yusuf.

Selanjutnya, sambutan Kakanwil Kemenag Provinsi Kalsel, sambutan Komandan Korem 101/Antasari dan pembacaan Ratibul Haddad dan doa dipimpin KH Guru Ahmad Syairazi

Kakanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin, dalam sambutannya mengatakan, doa bersama ini bertepatan dengan hari jadi Provinsi Kalsel.

“Acara ini bertepatan dengan hari jadi Provinsi Kalsel Ke-71 tahun, dan sudah hampir 1,5 tahun Covid-19 melanda banua dan bangsa kita. Maka pada malam ini mari kita bersama-sama berdoa demi banua dan bangsa,” ujarnya.

Kakanwil Kemenag Kalsel ini mengatakan, doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar untuk menjaga serta permohonan agar bencana yang ada di Banua maupun Indonesia segera usai.

“Dimana  kegiatan doa bersama ini adalah yang ke-4 kali kita laksanakan, sebagai bentuk ikhtiar dan munajat serta tafakur untuk memohon dicabut bencana di banua dan bangsa kita, dengan segenap kerendahan hati memohon kepada Allah SWT, semoga banua kita dibebaskan dari wabah Covid-19,” ucapnya.

“Marilah terus kita  berikhtiar baik di lingkungan masyarakat, perkantoran dan keluarga serta bersama TNI-POLRI dan Pemerintah untuk selalu menjalankan dan menjaga prokes yang sudah dihimbau oleh pemerintah,” tambahnya.

Peserta doa bersama ini sendiri sebanyak 1.000 orang yang mengikuti doa bersama melalui zoom metting dan mudah-mudahan kegiatan ini berguna bagi banua dan bangsa.

Danrem 101/Antasari, dalam sambutannya,  mengatakan, diketahui bersama bahwa saat ini sedang menghadapi situasi pandemi Covid-19 yang masih mengalami peningkatan, bahkan di beberapa wilayah telah menerapkan PPKM Level 4, termasuk di wilayah Kalsel, yaitu di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru. Dengan situasi pandemi ini sangat berdampak pada sektor perekonomian, pendidikan, dan juga kegiatan keagamaan.

“Pada sektor pendidikan dan keagamaan kita melaksanakan kegiatan dengan terbatas dan menerapkan protokol kesehatan, bahkan tidak jarang melaksanakan kegiatan dengan virtual zoom meeting seperti yang kita laksanakan pada hari ini. Kegiatan yang kita laksanakan ini merupakan kegiatan yang sangat mulia dengan diawali pembacaan tahlil, zikir, dan dilanjutkan dengan doa bersama, dengan harapan agar wilayah Kalsel dan juga Bangsa Indonesia dapat terhindar dari segala bencana dan juga semoga pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir,” katanya.

Danrem menghimbau agar masyarakat bisa membantu pemerintah dalam penanganan pandemi covid -19.

“Selain dengan berdoa, kita juga harus turut serta membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19, dengan terus menyosialisasikan setiap kebijakan pemerintah, menerapkan protokol kesehatan yang ketat, baik pada proses belajar mengajar di sekolah/madrasah, pesantren maupun kegiatan keagamaan di tempat-tempat ibadah, serta turut menyukseskan program vaksinasi,” imbaunya.

Danrem menyatakan, Korem 101/Antasari dan jajaran telah melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masyarakat umum yang dilaksanakan di RS TPT Dr R Soeharsono Banjarmasin, di pusat perbelanjaan Duta Mall Banjarmasin, dan di seluruh Kodim yang ada di Kalsel, dengan harapan agar masyarakat mendapatkan kekebalan, dan untuk memutus matarantai penyebaran virus Covid-19.

“Selain pandemi Covid-19 yang belum berakhir, ancaman dari bahaya lain juga perlu menjadi perhatian kita bersama. Diantaranya bencana banjir dan juga bahaya Karhutla, karena di beberapa daerah ancaman banjir dan Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) sudah terjadi. Seperti terjadinya Karhutla di Provinsi Riau, Sumatera Selatan, dan juga di Kalimantan Barat,” ungkap Brigjen TNI Firmansyah.

Adanya ancaman bencana ekologis seperti karhutla dan banjir, Danrem berharap doa bersama ini untuk menjaga keselamatan banua serta bangsa.

“Kita berdoa untuk keselamatan banua dan bangsa, mari kita bersama-sama bergandengan tangan dalam mengatasi semua permasalahan yang terjadi, semoga Kalimantan Selatan tetap aman dan kondusif serta pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.[]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *