Bupati Ampera Kukuhkan 36 Anggota Paskibra Bartim

Bupati Ampera Kukuhkan 36 Anggota Paskibra Bartim

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Bupati Ampera AY Mebas SE MM, mengukuhkan 36 orang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), di halaman Kantor Bupati Bartim, Sabtu (14/8/2021) kemarin.

“Pengukuhan Paskibra ini dilakukan untuk persiapan pengibaran Sang Merah Putih pada acara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2021, yang akan datang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, 36 anggota Paskibra Bartim ini mengucapkan ikrar, serta melaksanakan prosesi cium bendera Merah Putih.

Bupati Bartim, Ampera AY Mebas, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terpilih dan dikukuhkannya sebanyak 36 orang anggota Paskibra Kabupaten Bartim tersebut.

“Anggota Paskibra yang baru kita kukuhkan ini merupakan putra-putri terbaik yang berasal daerah Kabupaten Bartim,” ujarnya.

Bupati Ampera mengutarakan, menjadi anggota Paskibra merupakan suatu kehormatan bagi yang bersangkutan, serta bagi orangtua masing-masing.

“Terpilihnya kalian sebagai Paskibra menunjukan bahwa kalian memiliki kemampuan dan persyaratan ketahanan fisik, postur tubuh yang sesuai, mental dan moralitas yang baik yang memang harus dimiliki seorang Paskibra,” ucapnya.

Bupati Ampera menjelaskan, anggota Paskibra Bartim yang berjumlah 36 orang ini berasal dari SMK, SMA, dan MAN se-Kabupaten Bartim. Anggota Paskibra ini juga ditetapkan menjadi Duta Pancasila tahun 2021.

“Jadilah pribadi tangguh dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dan jadilah garda terdepan dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Ampera juga mengucapkan terima kasih kepada pembina, pembimbing, pelatih, dan panitia, atas segala usaha dan bimbingannya terhadap 36 orang putra-putri yang terpilih menjadi pengibar bendera Merah Putih ini.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *