Editior : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Untuk rencana pembangunan tahun depan, warga Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim ), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), berharap proyek Jalan Usaha Tani (JUT) dilanjutkan, serta pengadaan bibit padi berkualitas.
“Harapan tersebut diusulkan masyarakat dalam Musyawarah Desa (Musdes) bersama Badan Permusyawatan Desa (BPD) Desa Jaar beberapa waktu lalu,” kata Kepala Desa Jaar, Arponi, Sabtu (11/9/2021) kemarin.
Arponi memaparkan, sekarang ini ada 9 JUT yang sudah terlaksana pembangunannya dari anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021.
“Untuk tahun depan kita lanjutkan pembangunan JUT, termasuk titian menuju persawahan dan perkebunan, sebagaimana yang diusulkan masyarakat,” ujarnya.
Arponi menyebutkan, 9 JUT itu sekarang ini sudah digunakan warga Desa Jaar untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk jalan lingkungan pemukiman warga.
“Artinya pembangunan di Desa Jaar tersebut sudah sesuai dengan yang diharapkan pemerintah. Yakni membangun yang bermanfaat bagi orang banyak,” ucapnya.
Selain JUT, lanjut Arponi, warga juga mengusulkan adanya penyediaan bibit padi dari dinas terkait, dengan harapan bibit padi berkualitas, yang sesuai dengan keadaan sawahnya.
“Hal ini terkait dengan kondisi lahan sawah di Desa Jaar yang merupakan lahan tadah hujan. Artinya, airnya tidak mengalir. Jadi warga berharap disediakan bibit padi seperti yang ada di Dadahup 3, Kabupaten Kapuas,” kataya.
Menurut Arponi, masalah bibit padi ini mestinya bisa dipenuhi oleh Dinas Pertanian. “Sebab Bartim dan Kapuas masih satu provinsi (Kalteng),” ujarnya.[]



