Editor : Almin Hatta
BANJARBARU – Sampai dengan saat ini pelaksanaan program vaksinasi selalu digencarkan oleh berbagai pihak.
Tak hanya di bidang kesehatan, bidang keuangan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga turut berkontribusi dalam mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Itu pula yang dilakukan OJK Regional IX Kalimantan. Yakni turut membantu percepatan vaksinasi yang ada di Bumi Lambung Mangkurat.
Menurut Riza Aulia Ibrahim, selaku Kepala OJK Regional IX saat ditemui di sela kegiatan vaksinasi massal dalam rangka CSR HUT Pasar Modal Ke-44 di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru.
“Kalau dari OJK sampai dengan hari ini sudah melakukan vaksinasi sebanyak 24.000 dosis untuk vaksin pertama di Kalsel, dan sekitar 6.000 dosis vaksin kedua,” katanya, Kamis (7/10).
Riza menyebutkan, walaupun tidak bergerak di bidang kesehatan, namun OJK juga diminta Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat proses vaksinasi.
“OJK memang diminta Pak Presiden untuk membantu percepatan vaksinasi. Kami bukan di bidang kesehatan, tapi diminta membantu percepatan program ini di masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan vaksinasi massal, papar Riza, OJK dibantu oleh berbagai pihak. Seperti Bank Indonesia (BI), Industri Jasa Keuangan (Bursa Efek Indonesia), pasar modal, dan perbankan.
Sedangkan Yuniar, selaku Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan menyebutkan, kegiatan vaksinasi Industri Jasa Keuangan dengan tema “Sinergi Pasar Modal Bagi Pemulihan Ekonomi” ini sebagai wujud kepedulian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (ID Clear) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
“Kegiatan ini merupakan dukungan kami terhadap Pemerintah Kota Banjarbaru, dalam membantu percepatan vaksinasi terhadap masyarakat di Kota Banjarbaru dengan target sebanyak 1.000 vaksin dosis 1. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Kegiatan CSR HUT Pasar Modal Ke-44. Sebelumnya, juga dilaksanakan kegiatan Donor Darah, Donor Darah Plasma Konvalesen, serta pemberian bantuan penggantian biaya pengolahan darah plasma, bekerjasama dengan PMI Kota Banjarmasin 13-22 September 2021, dilanjutkan dengan Kegiatan Vaksinasi ini bagi pegawai Industri Jasa Keuangan, dan masyarakat Umum yang dilaksanakan di Hotel Galaxy Golden Tulip pada 28 September 2021 yang lalu,”sebut Yuniar.
Yuniar berharap, dengan adanya vaksinasi ini dapat membantu Pemerintah Kota Banjarmasin maupun Banjarbaru dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Harapan kami, melalui rangkaian kegiatan CSR HUT Ke-44 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia ini dapat membantu masyarakat dan Pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru, dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini,” ucap Yuniar.
Di sisi lain, Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin, turut berterima kasih dengan adanya kegiatan vaksinasi massal ini.
“Pertama kami berterima kasih kepada stakeholder khususnya OJK, serta stakeholder lainnya yang sudah membantu pelaksanaan vaksinasi di Kota Banjarbaru,” ucapnya.
Aditya mengatakan, sampai saat ini sekitar 47% masyarakat Kota Banjarbaru sudah divaksin, dan tentu tiap minggunya akan terus bertambah.
“Insya Allah minggu depan sudah bisa capai 50%. Target kita di bulan Desember nanti bisa masuk di angka 70%,” ujarnya.[]



