BANJARMASIN – DPRD Kalsel akan terus mendorong pemerintah untuk memanfaatkan lahan eks tambang di Banua.
Hal itu diutarakan Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo usai rapat dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan Banjarbaru, Dinas Kehutanan Kalsel, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabu[aten Tanah Laut, serta perwakilan PT Arutmin Indonesia di Banjarmasin, Rabu (13/10).
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari surat dari Dinas Peternakan dan Hewan Tanah Laut yang masuk ke DPRD Kalsel soal pinjam pakai lahan eks tambang PT Arutmin Indonesia untuk dijadikan padang pengembalaan ternak.
“Lahan tidur apabila dimanfaatkan oleh masyarakat, maka lahan tersebut akan terjaga sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujar Imam.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel Suparmi menilai, program ini sangat baik untuk percepatan swasembada pangan di Banua, sekaligus mendukung ketahanan pangan menuju Kalsel sebagai gerbang ibukota negara.
“Kami diminta oleh gubernur untuk memanfaatkan semua sumber daya yang ada untuk bisa mengembangkan komoditi yang saat ini Kalsel masih kekurangan, yaitu komoditi daging merah,” katanya.[]



