Jalan Tergenang Banjir, Pelajar Diseberangkan dengan Perahu

Jalan Tergenang Banjir, Pelajar Diseberangkan dengan Perahu

Diposting pada

PARINGIN – Puluhan siswa-siswi SLTP dan SLTA yang ingin berangkat sekolah, terpaksa harus menaiki perahu. Pasalnya, akses jalan dari Desa Sumber Rejeki ke Desa Mungkur Uyam terputus akibat banjir yang meluap sampai ke jalan. Karenanya kendaraan roda dua dan roda empat tak bisa lewat, Kamis (25/11/2021).

“Iya hari ini kan dimulai kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk SMP, MTs, dan SMA. Sehingga anak-anak yang ingin berangkat ke sekolah dari Desa Sumber Rezeki harus diangkut menggunakan perahu,” kata Camat Juai, Nanang Edward, di lokasi banjir.

Siswa-siswi tersebut terpaksa harus bergantian menyeberangi banjir yang merendam jalan sepanjang sekitar 100 meter lebih dengan ketinggian air bervariasi.

Menurut Camat Nanang Edward, banjir kali ini tidak terlalu parah. Namun di daerah Desa Sumber Rezaki dan sekitarnya memang sering terjadi banjir. Bahkan tiap tahun, sehingga masyarakat sudah terbiasa dengan keadaan tersebut.

“Mungkin banjir ini saya bilang masih normal, karena situasi ini sudah selalu terjadi puluhan tahun. Memang ada siklus dalam 10 tahunan, terjadi banjir yang parah seperti di awal 2021 lalu,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan BPBD Balangan, Rudiansyah, mengatakan bahwa ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Sehingga pihaknya melakukan aktivitas pertolongan penyeberangan warga. Termasuk menolong para pelajar yang berangkat atau pulang sekolah.

“Kami menurunkan tiga unit perahu, serta ada satu dari dari Dinas Sosial kabupaten Balangan. Jadi total armada ada empat,” ujarnya.

Menurut Rudiansyah, berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG, di November ini prakiraan curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem. 

“Karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada,” katanya.[] 

 

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *