Lestarikan Budaya Bercerita, Perpustakan Palnam Datangkan Ria Enes

Lestarikan Budaya Bercerita, Perpustakan Palnam Datangkan Ria Enes

Diposting pada

BANJARMASIN – Gaungkan peningkatan budaya literasi di Banua, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel undang pendongeng ternama.

Tak tanggung-tanggung, kali ini Dispersip Kalsel mendatangkan Ria Enes. Sosok yang dikenal sebagai pendidik serta pendongeng ternama dengan boneka Susan ini, direncanakan akan datang sekaligus menghibur anak-anak pada Selasa (7/12) mendatang.

Kedatangan Ria Enes sebenarnya telah lama direncanakan. Namun karena kondisi pandemi Covid-19 di tahun lalu, mau tidak mau kegiatan hanya digelar secara daring. 

“Sebenarnya sudah lama kami berencana melaksanakan ini. Namun karena pandemi, maka tahun kemarin hanya melalui dalam jaringan (daring). Dan, Alhamdulillah, kali ini bisa,” kata Kepala Dispersip Kalsel, Bunda Nunung, saat diwawancari via telepon, Minggu (5/12) siang.

Menurut Bunda Nunung, kehadiran Ria Enes beserta boneka Susan nanti tidak hanya sebatas menggaungkan budaya literasi di Banua. Tapi juga sekaligus mengajak para pendidik serta orangtua mengembangkan karakter anak melalui budaya bercerita.

Selain itu, papar Bunda Nunung, Ria Enes dan boneka Susan juga akan menyapa anak-anak melalui kegiatan meet & greet bersama beberapa perwakilan organisasi di Kalsel.

“Kita agendakan mereka ngisi acara seharian penuh. Setelah kegiatan bersama anak-anak, kita lanjutkan kegiatan meet & greet bersama perwakilan organisasi Kalsel. Yakni Tim Penggerak PKK, Darma Wanita Persatuan, Bhayangkari Polda, Persit Resor Militer 101/Antasari, Gabungan Istri Wakil Rakyat, Jalasenastri, Ikatan Guru TK Indonesia, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia, dan lainya,” ucapnya.

Bunda Nunung menegaskan, hadirnya narasumber nasional ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalsel untuk menggaungkan literasi dan meningkatkan minat baca di Banua. 

“Tentu, program ini merupakan langkah kita mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kegemaran membaca. Yakni menambah pengetahuan dengan membacakan buku cerita misalnya, yang akan berdampak baik terhadap anak di masa mendatang,” tandasnya.[]

 

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *