BARABAI – Program Seniman Mengajar Anak Sekolah 2021, kerja sama antara Sanggar Seni Ading Bastari Barikin, Haruyan, Hulu Sungai Tengah (HST) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel ditutup dengan Rakyat Seni Peduli Rakyat, Rabu (29/12/2021).
Mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Sunjaya mengaku salut dengan kreativitas seniman Barikin dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
“Ini di luar ekspektasi saya,” ujarnya.
Kegiatan itu mengusung tema “Budaya Diandung Adab Dijunjung”. Acara digelar di pinggiran jalan Simpang 4 Desa barikin.
Dijelaskan Koordinator Lapangan kegiatan itu, Untung, Rakyat Seni Peduli Rakyat merupakan donasi tanggap bencana alam. “Sebagai bentuk kepedulian rakyat seni terhadap rakyat yang terdampak,” ujarnya.
Dalam kegiatan donasi tersebut, seniman Barikin bekerja sama dengan anggota DKR Pramuka Kecamatan Haruyan dan diapresiasi oleh beberapa sanggar dan komunitas seni yang menampilkan beberapa pertunjukan seni; musik, kuntau, dan sebagainya.
“Hasil donasi yang terkumpul diserahkan secara simbolis pada malam puncak ke Organisasi Sosial Pahuluan Rescue yang dihadiri oleh ketua dan anggota untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak,” kata Untung.
Kesenian Tari Radap, Tari Japin Rantauan, Musik Panting garapan, Tari Kuda Gauk Salimburan Alam, menghibur pengunjung Simpang 4 Barikin.
Di sela pertunjukan dipandu oleh kesenian wayang kulit banjar. Di akhir acara, dimeriahkan dengan Bajapin.
“Penampilan melibatkan anak sekolah yang dilatih selama 6 bulan oleh Sanggar Seni Ading Bastari Barikin,” ucap Untung.
Sayangnya, Pemerintah Kabupaten HST tidak menyaksikan kemeriahan kegiatan tersebut. “Diundang, tapi tidak hadir,” pungkas Untung.[]



