Pemkab Tanbu Kini Punya Rumah Singgah

Diposting pada

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), kini memiliki rumah singgah yang diberi nama As-Syifa.

Keberadaan Rumah Singgah As-Syifa ini merupakan realisasi program Dinas Sosial Kabupaten Tanbu, dan diresmikan langsung oleh Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar, Rabu (19/01/2022).

Peresmian Rumah Singgah As-Syifa yang berlokasi di kawasan Perkantoran Pemkab Tanbu, Gunung Tinggi, Batulicin, ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangaan prasasti oleh Bupati Zairullah, didampingi Kepala Dinsos, Basuni.
Menurut Basuni, penyelenggaraan rumah singgah ini bertujuan untuk menyediakan tempat singgah bagi orang yang berkaitan dengan permasalahan sosial.

“Terutama dalam upaya mengatasi masalah sosial di Tanah Bumbu, khsususnya bagi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) seperti anak jalanan, gelandangan dan pengemis (gepeng), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Orang Terlantar (OT), hingga Wanita Tuna Susila (WTS). Baik bagi mereka yang terjaring razia ataupun diserahkan langsung keluarganya sendiri, sebelum dirujuk menuju pelayanan sosial yang lebih baik, sehingga PPKS dimaksud mampu berfungsi sosial di dalam masyarakat,” ujarnya.

Basuni mengaku, saat ini Rumah Singgah Dinsos Tanbu ini belum terlalu optimal dalam pelaksanaanya.

“Hal itu dikarenakan adanya beberapa kendala. Diantaranya sarana dan prasarana yang belum memadai, serta regulasi terkait rumah singgah tersebut belum dibuat,” katanya.

Di akhir tahun 2021 kemari, papar Basuni, Dinsos, dalam hal ini Bidang Rehabilitasi Sosial selaku pengelola rumah singgah, telah membuat regulasi terkait penyelenggaraan rumah singgah. Regulasi tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Rumah Singgah yang diundangkan pada 20 Desember 2021.

“Kami berharap, dengan adanya regulasi yang telah dibuat dan juga adanya pemenuhan sarana prasarana secara bertahap, maka pelayanan yang diberikan oleh Dinas Sosial terhadap PPKS di Rumah Singgah akan menjadi lebih baik lagi, serta lebih optimal dan maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial, Dedi Bodin, menambahkan, Rumah Singgah As-Syifa terdiri dari 1 Aula, 1 Mushola, 6 Ruang Perlindungan, 1 ruang staf, 2 ruang konsultasi/periksa, dan 1 pantry/dapur umum.(win)

 

Editor : Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *