Sengketa TCT AGM Berkepanjangan, Ratusan Massa Datangi DPRD Kalsel Lagi

  • Whatsapp

BANJARMASIN – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam LSM KPK – AAP (Komite Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintahan) datangi DPRD Kalsel.

Kedatangan mereka ke Rumah Banjar merupakan salah satu bentuk protes konflik berkepanjangan antara dua perusahaan tambang besar yang ada di Kalsel yakni PT TCT dan PT AGM.

Bacaan Lainnya

Dalam narasi tuntutan massa, mereka meminta kedua perusahaan menempuh jalan damai untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat.

“Kami sebagai masyarakat hendaknya mereka berdamai saja,” ungkap Aliansyah selaku Ketua KPK AAP sesuai aksi, Jumat (21/1). 

Tidak hanya meminta kedua belah pihak berdamai, massa aksi yang tergabung dari beberapa LSM ini juga meminta PT AGM untuk menyetujui usulan dari TCT.

“Tadi kita sampaikan supaya AGM menyetujui usulan TCT, karena waktu rapat beberapa kali itu seolah – olah TCT tidak kooperatif,” ungkap Ali.

Disisi lain, Rolly yang merupakan korlap aksi mengatakan permasalahan ini jangan berlarut – larut hingga menimbulkan dapat sosial lain. 

“Jangan berlarut – larut untuk masalah ini. Rakyat perlu kerja dan rakyat perlu makan,”ujarnya di tengah-tengah aksi.

Tidak hanya itu, massa aksi juga meminta Gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk mencabut izin tambang perusahaan yang tidak kooperatif dan merugikan rakyat.

“Kita minta Bapak Gubernur jika ada perusahaan tambang yang merugikan rakyat hendaknya cabut saja izinnya,” ungkap Rolly.

Dalam aksi damai kali ini, anggota DPRD Kalsel diwakili Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Kalsel, Muhammad Zaini. 

Dalam tanggapannya Zaini nantinya akan menampung aspirasi massa dan melaporkan ke komisi terkait di DPRD Kalsel.

“Jadi, apa yang disampaikan, akan kami sampaikan. Dan kami akan minta petunjuk dari DPRD untuk selanjutnya,” tutupnya.[]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.