Hal-Hal yang Menginspirasi dari Jerome Polin

  • Whatsapp
ilustrasi

PERAN influencer di Indonesia saat ini bisa dibilang sangat besar, terutama bagi para remaja. Seperti sebutannya, influencer mampu memengaruhi banyak orang atau dalam beberapa kasus menginspirasi. Sudah selayaknya seorang publik figur menjadi contoh yang baik untuk ditiru atau sebatas menginspirasi generasi selanjutnya. Meskipun demikian, tidak sedikit kite temui tokoh-tokoh publik seperti influencer memberi pengaruh yang kurang baik jika menggunakan kacamata norma di Indonesia. Oleh karena itu, sebagai seorang remaja kita perlu menyaring setiap pengaruh yang kita dapat dari media sosial.

Pada awal kemunculan media sosial tidak memiliki filter atau penyaring untuk anak-anak dan remaja. Sehingga siapa saja yang memiliki gawai dan akses internet, maka ia akan terpapar banyak hal dari media sosial. Persoalan ini akan semakin serius jika kita, sebagai remaja, tidak memiliki filter sendiri. Memilih influencer yang baik merupakan langkah yang baik untuk memulai langkah sebagai remaja yang ingin sukses.

Jerome Polin, remaja mana sih yang tidak kenal orang ini? Ia dikenal oleh kalangan remaja karena aktif membagikan aktivitasnya selama menjadi mahasiswa di Jepang. Pada setiap kesempatan, ia selalu mencoba menularkan kecintaanya kepada matematika kepada para penontonnya. Hal ini menjadikan Jerome Polin sebagai influencer yang inspiratif.

Bukan tanpa sebab Jerome disebut influencer yang inspiratif, beberapa hal yang bisa dilihat dari jerome di antaranya adalah pandai mengatur waktu. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa di Jepang, ia masih sempat membuat konten di youtube serta menjalankan bisnis. Mengenai bisnis yang ia jalankan, ia mengaku ide menjalankan bisnis bukan murni idenya sendiri, tetapi berawal dari melihat karya orang lain, kemudian dimodifikasi dan dikembangkan agar menjadi ide yang lebih baru.

Bisnis yang dimaksud dan yang paling populer saat ini adalah Menantea. Dari segi penamaan bisnisnya pun kita bisa melihat sisi kreatif yang ia tuangkan. Nama-nama dari produk bisnis minuman teh itupun beragam dan unik-unik, seperti MatemaTeaKa, Pidis Jiwi dan KiTeaWi.

Berdasarkan hal tersebut, dapat kita maknai bahwa suatu ide tidak melulu harus murni dari kita seratus persen. Mengamati, meniru, dan memodifikasi menjadi penting dalam proses kreatif selama tidak menjiplak ide atau karya orang lain. Selama menjadi mahasiswa, ia menggeluti berbagai bidang, sehingga dapat disimpulkan bahwa Jerome adalah oranng yang produktif dan pandai mengatur waktu.

Penyusun: Cut Nadia Anne Sanha, Farissa Nayla Azkiya, Martunus, Muhammad Fahmi Ali

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.