Alat Penimbang JT Pasar Panas Rusak

TAMIYANGLAYANG – Alat timbang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Jembatan Timbang (JT) Pasar Panas, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng), saat ini sedang mengalami kerusakan.

Menurut Kepala UPPKB JT Pasar Panas, Akhiriansyah SE, kerusakan alat penimbang ini terjadi pada bagian Load Cel Deteksi yang berfungsi untuk mengetahui berat kendaraan.

“Alat yang rusak itu sebanyak 6 unit, dan harus diganti. Harga satu unit Load Cel ini sekitar Rp10 juta,” katanya, Senin (27/6/2022).

Akhiriansyah menjelaskan, rusaknya alat tersebut terjadi sejak November 2021 lalu, dan sampai sekarang belum diperbaiki.

“Jadi jangan tanya kenapa kendaraan berat yang melintas di sini tidak ditindak. Sebab, pada dasarnya, untuk mengetahui apakah kendaraan kelebihan muatan tidak bisa hanya dengan mata, mulut, prasangka, peraduga, atau feeling. Kita harus mengacu undang-undang untuk pelanggaran itu. Yakni ada bukti, melalui penimbangan. Setiap pelanggaran itu ada bukti dan ada faktanya,” tuturnya.

Akhiriansyah membeberkan, kelebihan muatan kendaraan ada pada JBI. Artinya jumlah berat kendaraan yang diizinkan negara pada masing-masing kendaraan sesuai jenisnya.

“Kendaraan itu kita timbang, disesuaikan JBInya, ditambah persentasi. Lalu diketahui tingkat pelanggarannya berapa. Misal untuk persentasi bentuk ditoleransi 5% dari pelanggaran nilainya. Itu semua harus dibuktikan. Biasanya kalau ada pelanggaran, kita print di timbangan itu. Sebab, pihak pengadilan dan kejaksaan tidak akan menerima pelanggaran terkait dengan muatan kendaraan tanpa bukti tersebut,” ujarnya.[]

Editor : Almin Hatta

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.