TAMIYANGLAYANG – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Timur ( Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), melaksanakan pengambilan data biometrik meliputi wajah dan sepuluh jari tangan calon jamaah haji (CJH) untuk pembuatan visa.
“Untuk hari ini (Rabu 6 April 2023) satu per satu para calon jamaah haji Kabupaten Bartim kami lakukan pendataan perekaman melalui aplikasi Saudi Visa Bio,” kata Ahmad Janawi SSos IM PdI, selaku Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bartim.
Ahmad Janawi, mewakili Kepala Kantor Kemenag Bartim, H Ahmadi SAg, menjelaskan, setiap CJH wajib merekam wajah dan sepuluh sidik jari tangan yang disebut sistem Biometrik ini.
“Jadi data Biometrik ini meliputi perekaman wajah dan sepuluh jari tangan. Kami dari Kemenag Bartim diberi batas waktu oleh pihak Kanwil Kemenag Kalteng sampai 18 April 2023 untuk perekaman ini, dimulai pada Senin 3 April 2023 lalu,” ujarnya.
Menurut Ahmad Janawi, pelaksanaan data Biometrik ini sudah dilakukan sejak tahun 2008- 2019 melalui perwakilan Duta Besar Saudi, yang kala itu dilakukan di provinsi. Tahun berikutnya dilaksanakan Biometrik di Kantor Kementerian Agama Kabupaten.
“Karena sudah melalui aplikasi Visa Bio, maka tiap kabupaten bisa melaksanakan perekaman data para calon jamaah haji, yang langsung terhubung dengan Arab Saudi, yang menerbitkan Visa Bio mereka adalah Kedutaan Besar Arab Saudi,” ucapnya.
Hasil data ini, papar Ahmad Janawi, akan disampaikan kepada Kanwil Kemenag Kalteng, termasuk juga bagi CJH.
“Apabila terjadi tidak terdata dalam sistem aplikasi ini, maka kami lakukan alternatif terakhir. Yakni keterangan dokter setempat berupa surat,” pungkasnya.[]
Editor : Almin Hatta



