SURABAYA – Komisi II DPRD Kalsel mempererat hubungan kerjasama secara intensif dan komprehensif dengan Provinsi Jawa Timur.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel M Yani Helmi menerangkan, hal tersebut sehubungan dengan eratnya hubungan perdagangan antara Kalsel dengan Jatim yang sudah terjalin sejak lama. Apalagi, saat ini Kalsel merupakan salah satu pintu gerbang menuju IKN.
“Kita inginkan ke depan, industri yang ada di Kalsel, didukung perdagangannya. Kita inginkan bukan hanya hulu, tapi hilir juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, dan tentunya pendapatan masyarakat,” ujar Yani usai melakukan pertemuan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Rabu (8/5).
Yani juga mengungkapkan, Kawasaan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih di Pulau Laut Barat, Kotabaru, dapat segera terwujud. Karena menurutnya, dengan begitu, Kalsel punya peran penting dalam lalu lintas barang regional maupun internasional.
“Ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi perdagangan kita di Kalsel,” katanya.
Kepala Disperindag Jatim Dr Iwan menyambut baik kedatangan Komisi II bersama mitra kerjanya, Dinas Perdagangan Kalsel.
“Kita sudah diskusi, ternyata kita defisit dari Kalsel. Ngirimnya sedikit, kiriman dari Kalsel lebih banyak. Salah satunya batu bara, kayu, dan lainnya yang di sini untuk bahan baku industri,” ucapnya.
Diungkapkannya juga, jumlah industri di Jatim sangat luar biasa, ada sebanyak 843.000.
“Hubungan kerjasama antara Kalsel dengan Jatim ini sudah sangat terjaga, sudah sangat baik, sesuai arahan pimpinan, dan mudah-mudahan ke depannya lebih baik lagi,” pungkasnya.[]



