BANJARMASIN – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar aksi damai di depan Gedung Sekretariat DPRD Kalsel pada Senin siang (17/02/25). Aksi ini menjadi bukti nyata semangat generasi muda dalam mengawal isu-isu strategis, mulai dari transparansi anggaran, kebijakan pendidikan, hingga kesehatan.
Dengan semangat kritis, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ini menyampaikan sembilan tuntutan yang mereka anggap mendesak untuk segera ditindaklanjuti. Tak hanya sekadar unjuk rasa, aksi ini juga menjadi momen penting bagi DPRD Kalsel untuk menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat.
Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Dirham Zain, bersama Anggota Komisi IV, Bambang Yanto Permono, turun langsung menemui para mahasiswa. Mereka tak hanya mendengarkan aspirasi, tetapi juga menggelar audiensi untuk memastikan tuntutan tersebut mendapat perhatian serius.
“Mahasiswa adalah garda terdepan dalam menjaga demokrasi. Kami sebagai wakil rakyat memiliki tanggung jawab moral untuk menyerap, mengakomodasi, dan memperjuangkan setiap aspirasi yang mereka sampaikan,” tegas Dirham Zain.
Dirham juga mengungkapkan bahwa DPRD Kalsel akan membawa tuntutan mahasiswa ini ke forum nasional. “Pada 19 Februari 2025, kami akan menghadiri rapat DPRD Se-Indonesia. Tuntutan mahasiswa Kalsel akan menjadi bagian dari agenda yang kami perjuangkan. Kami berharap pemerintah pusat merespons dengan kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat,” tambahnya.
Aksi yang berlangsung tertib ini mendapat pengamanan ketat dari pihak kepolisian dan instansi terkait. DPRD Kalsel pun mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menyuarakan kepentingan masyarakat.
“Kami sangat menghargai semangat kritis mahasiswa. Ini adalah bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan demokrasi. DPRD Kalsel siap menjadi jembatan antara aspirasi rakyat dan kebijakan pemerintah,” ujar Bambang Yanto Permono.
Dengan komitmen yang ditunjukkan DPRD Kalsel, harapan besar kini tertumpu pada pemerintah pusat untuk merespons tuntutan mahasiswa dengan langkah nyata. Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan cermin dari suara generasi muda yang peduli akan masa depan bangsa.



