Barabai – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) menerjunkan puluhan personel menyambut cuti dan libur ldulfitri 1446 Hijriah.
Hal itu dilaksanakan untuk menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama Idulfitri. Terutama arus mudik-balik dan wisatawan.
Apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 202 pun sudah dilaksanakan. Dipimpin langsung Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon di halaman markasnya, Kamis (20/3/2025).
Operasi Ketupat dilaksanakan mulai 23 Maret – 8 April 2025 Operasi ini melibatkan 94 personel Polres HST. Mereka didukung oleh personel TNI dan stake holder dari instasi Pemkab HST.
Kata AKBP Jupri, personel itu akan melakukan pelayanan pengamanan terhadap beberapa tempat. Seperti tempat ibadah saat Idulfitri, terminal, pusat perbelanjaan dan objek wisata.
Jupri merincikan ada 4 titik pos pengamanan yang akan dilaksanakn personel gabungan itu. Pos Murakata, Wisata Batu Benawa, Hantakan dan Nateh.
“Untuk pos pelayanan ada di Simpang 3 Pantai Hambawang (Terminal),” kata Jupri.
Operasi Ketupat Intan itu juga dilaksanakan mengingat survei Kemenhub RI atas potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2025. Angkanya mencapai 146,48 juta orang.
Oleh karena itu, Operasi Ketupat 2025 bertujuan untuk memastikan keamanan, ketertiban dan kelancaran arus mudik.
“Dengan mengedepankan sinergitas antara Polri, TNI, serta stakeholder terkait,” kata Jupri.
Selain pelayan dan pengamanan lalu lintas, operasi ini juga menyoroti ketersediaan bahan pokok (bapok) dan BBM. Dilaksanakan guna menghindari lonjakan harga serta kelangkaan stok.
“Kami akan melakukan monitoring terhadap pasokan dan distribusi, serta menindak tegas pelaku penimbunan,” tegas Jupri.
Imbauan Kapolres Jupri kepada Personel Ketupat Intan 2025 agar memberikan pelayanan yang ramah dan humanis kepada masyarakat.
“Tampilkan sikap profesional, berikan edukasi kepada pengendara serta pastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif guna mengurai kepadatan,” tutup Jupri.
(hnl)



