Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi, menunjukkan komitmen dan kepedulian tinggi terhadap penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di daerahnya.
Kepedulian tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, termasuk kunjungan kerja hingga ke Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk mempelajari sistem penanganan ODGJ yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan yang dilakukan pada Rabu (23/4/2025) itu, Hj Sri Huriyati bersama rombongan lintas instansi meninjau langsung lembaga sosial yang secara khusus menangani rehabilitasi dan pendampingan ODGJ.
Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini menjadi langkah penting dalam menyerap ilmu dan pengalaman dari daerah lain yang lebih dulu berhasil membangun sistem pelayanan sosial yang efektif.
“Kita ke Yogyakarta ini bukan hanya sekadar studi tiru, tapi sebagai bentuk keseriusan dalam upaya memberikan penanganan yang layak dan bijak bagi warga Balangan yang mengalami gangguan jiwa,” ujarnya.
Menurut Hj Sri Huriyati, penanganan ODGJ memerlukan pendekatan menyeluruh yang tidak hanya bergantung pada institusi medis, melainkan juga pada kepedulian sosial, keterlibatan masyarakat, serta dukungan lintas sektor.
Ia menekankan bahwa sudah saatnya Balangan memiliki sistem yang berpihak pada kelompok rentan dengan memastikan mereka mendapatkan hak-hak dasar sebagai warga negara.
Selain menyoroti penanganan ODGJ, Hj Sri Huriyati juga mendukung penuh wacana pembangunan rumah singgah di Kabupaten Balangan. Ia meyakini rumah singgah bisa menjadi solusi strategis untuk mendukung warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani perawatan atau pendampingan di luar fasilitas kesehatan formal.
“Rumah singgah adalah cermin kepedulian kita terhadap warga yang sedang berjuang. Terutama mereka yang tidak mampu secara ekonomi, dan harus mendapat akses layanan sosial yang layak,” tambahnya.
Dedikasi Hj Sri Huriyati ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk sesama anggota dewan dan perwakilan instansi teknis. Diharapkan, hasil dari kunjungan ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata di Kabupaten Balangan.
Melalui langkah konkret dan keberpihakan yang kuat terhadap kelompok rentan, Hj Sri Huriyati optimistis bahwa Balangan dapat menjadi daerah yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warganya, termasuk ODGJ.



