Pemerintah Balangan Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji Kloter Tujuh

Diposting pada

Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman Kantor Bupati Balangan di Paringin Selatan pada Jumat pagi (27/6/2025). Setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, para jemaah haji asal Kabupaten Balangan yang tergabung dalam Kloter Tujuh akhirnya tiba kembali di tanah air.

Mereka disambut hangat oleh keluarga dan juga jajaran Pemerintah Kabupaten Balangan. Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, hadir langsung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran pemerintah daerah untuk menyambut para tamu Allah yang telah pulang dengan selamat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena seluruh jemaah haji dari Balangan telah kembali ke Banua dengan selamat,” ucap Akhmad Fauzi dengan penuh rasa syukur. “Mudah-mudahan seluruh ibadah yang mereka jalankan selama di Tanah Suci diterima oleh Allah Swt. dan menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.”

Dalam sambutannya, Akhmad Fauzi juga menekankan bahwa oleh-oleh terbaik dari ibadah haji bukanlah barang bawaan, melainkan perubahan diri yang lebih baik—kearifan, kesalehan, dan semangat hidup yang lebih bermakna. Ia berharap nilai-nilai itu dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi, dalam lingkungan sosial, maupun sebagai warga masyarakat yang taat hukum.

Tak lupa, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah turut membantu kelancaran proses ibadah haji tahun ini. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Balangan, kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah membantu. Semoga semua amal dan pengabdian tersebut dicatat sebagai ibadah oleh Allah Swt.,” ujarnya.

Acara penyambutan ditutup dengan doa bersama—sebagai ungkapan syukur atas keselamatan dan keberkahan bagi seluruh jemaah haji yang baru saja kembali ke tanah kelahiran mereka. Momentum ini menjadi pengingat bahwa perjalanan spiritual mereka bukan hanya tentang ibadah di Tanah Suci, tapi juga tentang kembali membawa cahaya haji ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *