TAMIANGLAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Proses Belajar PAUD dengan pendekatan Holistik Integratif (PAUD HI). Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (2/7/2025), dibuka resmi oleh Bunda PAUD Bartim, Ny. Misnawaty M. Yamin.
Sosialisasi ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Bartim, para pejabat eselon III dan IV, narasumber, panitia, serta pendidik dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Ny. Misnawaty menekankan pentingnya PAUD HI yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak secara terpadu.
“Anak-anak kita tidak cukup hanya pintar. Mereka harus sehat, bahagia, dan tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang. Semua ini perlu sinergi pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat,” tegas Misnawaty.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bartim, Sabai, mengingatkan pentingnya kualitas layanan PAUD sebagai fondasi pembentukan karakter anak. Ia juga memberi semangat kepada para guru PAUD, terutama yang masih berstatus honorer, bahwa pemerintah daerah terus memperjuangkan nasib tenaga pendidik.
Ketua Panitia, Indriati Migang, menjelaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 dan mendukung percepatan penurunan stunting.
“Kegiatan ini ditargetkan bisa memenuhi minimal tujuh dari delapan indikator layanan esensial PAUD HI. Kita menargetkan 80 persen satuan PAUD di Barito Timur sudah menerapkan layanan PAUD HI pada 2029,” ujar Indriati.
Sosialisasi ini diikuti 137 peserta dari PAUD formal/TK se-Barito Timur dan dibiayai melalui DPA Pergeseran SKPD Tahun Anggaran 2025.
Indriati pun menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, serta berharap dukungan penuh dari Bunda PAUD dalam mewujudkan layanan PAUD yang lebih baik.[]



