Banjarmasin – Di tengah derasnya arus informasi di dunia maya, Abay, admin Story Banua tampil sebagai salah satu suara yang menyerukan pentingnya etika digital dan kebijaksanaan dalam bermedia sosial.
Melalui akun yang dikelolanya, Abay kerap membagikan konten positif seputar kegiatan masyarakat, kisah inspiratif, hingga isu-isu lokal yang dikemas dengan cara santun dan edukatif. Bagi Abay, media sosial semestinya menjadi sarana untuk berbagi manfaat, bukan alat untuk memicu provokasi.
“Kadang hanya karena ingin cepat viral, banyak yang langsung membagikan informasi tanpa klarifikasi. Padahal dampaknya bisa memicu kesalahpahaman bahkan konflik,” ujarnya.
Ia menekankan, setiap admin media sosial memiliki tanggung jawab moral terhadap apa yang disebarkan. “Gunakan platform kita untuk hal-hal bermanfaat, seperti berbagi informasi pembangunan daerah, kisah inspiratif, atau kegiatan sosial masyarakat,” tambahnya.
Abay berharap para pengelola akun publik di Banua dapat menjadi contoh bagi pengguna lainnya dengan menjaga etika digital, menghargai perbedaan pendapat, dan ikut menciptakan suasana damai di dunia maya.
“Kalau bukan kita yang menjaga dunia maya agar tetap sehat, siapa lagi? Mari gunakan jempol kita untuk hal-hal yang menebar kebaikan,” tutupnya.
Dengan semangat itu, Abay terus konsisten menjadikan Story Banua bukan sekadar akun berbagi cerita, tetapi juga ruang inspirasi bagi masyarakat Banua untuk menggunakan media sosial secara bijak dan bermartabat.



