Guna meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Dahai, Kecamatan Paringin, khususnya di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dahai, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Balangan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Rapat Dinas Perhubungan (Dishub) Balangan, Rabu (5/11/2025).
Rakor tersebut dihadiri perwakilan instansi terkait, pihak sekolah, serta perwakilan masyarakat setempat. Kepala SDN Dahai, Hairani, menyampaikan sejumlah usulan demi meningkatkan keselamatan anak-anak sekolah yang setiap hari beraktivitas di dekat jalan raya.
“Di depan sekolah sangat dekat dengan jalan raya, sehingga kami mengusulkan penambahan rambu lalu lintas agar pengendara dapat mengurangi kecepatan karena banyak anak-anak yang menyeberang,” ujarnya.
Selain rambu lalu lintas, pihak sekolah juga mengusulkan penyediaan bendera pengatur lalu lintas serta marka penyeberangan jalan yang dapat digunakan petugas atau paman sekolah untuk membantu memperlambat arus kendaraan di depan sekolah.
Perwakilan masyarakat Desa Dahai, H. Usup, menambahkan perlunya pembersihan rambu lalu lintas di jalur dari arah Tanjung menuju Balangan yang tertutup pepohonan, terutama di ruas jalan dengan kondisi menanjak dan menurun. Ia juga mengusulkan agar petugas Dishub berjaga secara rutin setiap pagi hingga sebelum jam istirahat sekolah sekitar pukul 09.30 WITA.
“Kami juga memohon penambahan rambu di sekitar Masjid Dahai serta perbaikan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati di depan masjid,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Balangan, Musa Abdullah, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di sejumlah sekolah, termasuk SDN Dahai, sesuai pedoman teknis keselamatan pejalan kaki.
“Saat ini kami akan melakukan pemeliharaan dan pembersihan rambu lalu lintas, serta menempatkan petugas Dishub pada jam-jam rawan, khususnya saat jam istirahat sekolah, secara rutin,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Balangan, Iptu Rachmat Hidayat Nor, menyampaikan bahwa pihak sekolah juga dapat menyiapkan paman sekolah yang telah dilatih untuk membantu pengaturan lalu lintas apabila petugas Dishub sedang memiliki keterbatasan personel.
“Kami dari Satlantas juga terus melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan, terutama kendaraan besar dan truk, agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan sekolah di Desa Dahai,” ujarnya.
Melalui koordinasi Forum LLAJ ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak sekolah serta masyarakat di Desa Dahai.



