Kanim Balangan Jadi Rujukan Nasional, Kepala Kantor Jadi Narasumber Utama Rakor Ditjen Imigrasi

Diposting pada

Balangan, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Balangan menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kepala Kanim Balangan, Muhammad Hariyadi, dipercaya menjadi narasumber utama dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Tata Kelola Transisi Operasional Pascapembentukan Kantor Imigrasi Baru yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni, Jakarta Pusat, dan diikuti oleh perwakilan kantor imigrasi baru dari berbagai daerah di Indonesia. Kepercayaan ini diberikan atas capaian signifikan Kanim Balangan sejak resmi beroperasi pada 10 April 2025.

Dalam waktu relatif singkat, Kanim Balangan dinilai berhasil membangun kinerja organisasi yang solid serta tata kelola operasional yang efektif. Atas keberhasilan tersebut, Kanim Balangan dijadikan rujukan bagi 18 kantor imigrasi baru di Indonesia dalam membangun sistem pelayanan dan manajemen kelembagaan.

Dalam pemaparannya, Muhammad Hariyadi menjelaskan empat pilar utama pengelolaan Kanim Balangan. Pilar pertama adalah penguatan akurasi verifikasi melalui pengetatan pemeriksaan dokumen keimigrasian guna menjamin kepastian dan perlindungan hukum.

Pilar kedua berfokus pada penguatan keamanan wilayah dengan mengedepankan fungsi intelijen keimigrasian serta langkah penindakan yang bersifat preventif. Pilar ketiga menitikberatkan pada digitalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan kecepatan pelayanan publik.

Sementara pilar keempat adalah penguatan manajemen internal melalui optimalisasi tata usaha sebagai tulang punggung operasional kantor, sehingga seluruh fungsi berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

“Forum ini menjadi ruang strategis bagi kantor-kantor imigrasi baru, seperti Kanim Morowali, Pasuruan, dan Mempawah, untuk memperoleh gambaran langsung praktik tata kelola keimigrasian yang efektif di lapangan,” ujar Hariyadi.

Ia menambahkan, keberhasilan Kanim Balangan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Pembinaan intensif dari Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Selatan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang profesional.

Selain itu, dukungan Pemerintah Kabupaten Balangan juga berperan besar, khususnya dalam penyediaan infrastruktur dan dukungan operasional. Kolaborasi tersebut mempercepat akses layanan keimigrasian bagi masyarakat di Bumi Sanggam.

Melalui partisipasi aktif dalam forum nasional ini, Kanim Balangan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi berkelanjutan, Kanim Balangan kini tampil sebagai pionir yang membuktikan bahwa kantor imigrasi di daerah mampu bersaing dan menghadirkan standar pelayanan berkelas nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *