120 Usulan Warga Benua Lima Dibawa ke Musrenbang Kabupaten, Infrastruktur hingga SDM Jadi Sorotan

Diposting pada

Tamiang Layang — Sekitar 120 usulan pembangunan dari masyarakat Kecamatan Benua Lima berhasil dihimpun dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Aspirasi yang masuk prioritas itu akan dibawa ke forum Musrenbang kabupaten untuk dibahas lebih lanjut.

Kegiatan yang digelar di Kantor Kecamatan Benua Lima tersebut dihadiri Kepala Bappelitbangda Kabupaten Barito Timur Franz Sila Utama, Camat Benua Lima Mahadani, anggota DPRD Kabupaten Barito Timur, unsur Forkopimcam, kepala OPD, para kepala desa, serta tokoh masyarakat.

Mahadani menjelaskan, usulan berasal dari enam desa dan satu kelurahan yang sebelumnya telah melaksanakan musrenbang desa. Total kebutuhan anggaran yang diajukan mencapai sekitar Rp64,67 miliar.

“Usulan didominasi pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan sumber daya manusia, terutama karena wilayah ini berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Franz Sila Utama menegaskan bahwa mulai periode 2026–2027 seluruh usulan wajib diinput melalui sistem SIPD-RI. Langkah ini dilakukan agar aspirasi masyarakat tetap tercatat dan bisa diprioritaskan, meski belum langsung terakomodasi dalam penganggaran.

Ia juga menyebutkan tema pembangunan tahun 2027 akan difokuskan pada peningkatan dan pemerataan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

Di kesempatan yang sama, anggota DPRD Trikrorianto menyampaikan kehadirannya dalam forum tersebut untuk menyerap aspirasi sekaligus mengawal realisasi pembangunan, khususnya di daerah pemilihan wilayah I.

Musrenbang Kecamatan Benua Lima diharapkan menjadi jembatan antara kebutuhan riil masyarakat dan perencanaan pembangunan daerah, sehingga program yang disusun benar-benar menjawab persoalan di lapangan.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *