Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (Kormi) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Persaruan Olahraga Tradisiomal Indonesia (Portina) berharap Balogo bisa mendunia.
Sebagai salah satu cabang yang dapat berkembang pesat, olahraga rekreasi yang lahir dari budaya bangsa, yakni Balogo, kini mulai diminati kembali oleh masyarakat, khususnya anak-anak.
Melihat potensi ini, seperti halnya Sepak Takraw, Baloho berpotensi menjadi cabang prestasi. Namun Kormi Kalsel nampaknya menginginkan cabang ini tetap berada di bawah naungan pihaknya.
Sebagai bentuk pengembangan olahraga, papar Sekretaris Portina Kalsel, Yenny Frida Luntungan, Balogo harus tetap berada di bawah naungan olahraga rekreasi dan tradisional, dengan tujuan membudayakan olahraga ini di masyarakat.
“Karena olahraga rekreasi ini pembinaannya tidak hanya untuk cabornya, tapi kami juga harus fokus ke masayarakat untuk mau berolahraga, makanya Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia namanya, dengan sasaran Masa, Massal, Murah, dan Meriah,” ujarnya.
Kendati tetap di bawah asuhan olahraga rekreasi, Balogo menurut Yenni tetap bisa berprestasi. “Jadi, sambil rekreasi, berolahraga ujung-unjungnya prestasi,” katanya.
Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), lanjut Yenni, hal itu akan terlaksana dengan baik. Juga untuk menekan lajunya pengguna BPJS di masyrakat Indonesia yang saat ini sedang meningkat, karena kesadaran berolahraga masih belum maksimal makanya diadakan GERMAS.
“Kenapa olahraga ini tetap menjadi bagian rekreasi, tujuannya mengolahragakan masyarakat, supaya lebih giat berolahraga,” tegasnya.[]



