TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng), kembali memasukkan data penerima Dana Sosial melalui program Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLTDD).
“Pemasukkan dari data Keluarga Penerima Manfaat (KPN) yang berhak mendapatkan BLTDD ini dilakukan melalui Musyawarah Desa (Musdes),” kata Kepala Desa Jaar, Arponi, ketika ditemui Maknanews di Kantor Desa Jaar, Rabu (8/6/2022).
Arponi dalam kesempatan tersebut menjelaskan mengenai arti orang tidak mampu. Yakni tidak memiliki rumah yang layak, tidak memiliki kendaraan, tidak memiliki listrik, dan tidak memiliki tanah kebun atau sawah.
“Kalau patokannya itu, maka di Desa Jaar hanya tercatat 4 keluarga yang bisa dikategorikan tidak mampu atau miskin,” ujarnya.
Nyatanya, papar Arponi, jumlah orang atau keluarga yang bisa dimasukkan sebagai penerima BLTDD justru cukup banyak.
“Melalui Musdes, kita bersama-sama menetapkan penerima BLTDD yang biasa disebut Keluaga Penerima Manfaat (KPM) ini, dan kriterianya tidak hanya miskin atau tak mampu,” tuturnya.
Berdasarkan hasil Musdes, lanjut Arponi, yang berhak masuk dalam penerima bantuan sosial antara lain keluarga yang hilang pekerjaan karena terdampak Covid-19.
Kemudian, orangtua yang sakit-sakitan menahun, dan orang yang tidak memiliki pekerjaan. Atau orang yang bekerja tapi tidak menghasilan yang berkecukupan.
“Nah, dari hasil musayarah, kita tetapkan jumlah penerima BLTDD Jaar sebanyak 86 KPM,” ucapnya.
Arponi mengungkapkan, dari 86 KPM itu ada 10 orang yang tidak mau divaksin karena takut atau mengundurkan diri sebagai penerima BLT.
“Jadi, 10 orang tersebut kita gantikan dengan 10 orang lainnya sebagai penerima BLTDD,” tuturnya.
Menurut Arponi, kini pihaknya hanya menyalurkan BLT untuk bulan Mei 2022. Sebab, untuk bulan-bulan sebelumnya sudah disalurkan, dengan bukti sudah terima BLTDD Desa Jaar melalui rekening BRI masing-masing KPM.[]
Editor : Almin Hatta



