TAMIYANGLAYANG – Kepala DPMDSos Kabupaten Barito Timur (Bartim), Forty Rickyannou, mengharapkan peningkatan kapasitas Aparatur Desa dalam pengelolaan keuangan dan sistem administrasi Pemerintahan Desa akan mendorong tercapainya status Desa Mandiri.
“Dengan sosialisasi peningkatan kapasitas Aparatur Desa yang telah kita lakukan, maka sistem Administrasi Pemerintahan Desa kita harapkan dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan desa,” katanya, kemarin.
Menurut Forty, dengan meningkatnya sistem adminitrasi desa dan pengelolaan keuangan desa, maka akan dapat meningkatkan status dan kategori desa itu sendiri.
“Kita harap sistem administrasi desa semakin tahun kian meningkat. Maka dua indikator itu harus sesuai, agar ada status peningkatan dari desa menjadi Desa Mandiri,” ujarnya.
Forty menjelaskan, Desa Mandiri adalah gambaran dari kesuksesan pembangunan desa. Desa ini memiliki kemampuan luar biasa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Dengan IDM lebih besar dari 0,8155, Desa Mandiri mampu mempertahankan ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi secara berkelanjutan.
Sementara Desa Maju adalah desa yang memiliki potensi besar dalam hal sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi. Meskipun belum mencapai level Desa Mandiri, namun mampu mengelola potensi ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Maju memiliki IDM lebih dari 0,7072, tetapi kurang atau sama dengan 0,8155.
Sedangkan untuk Desa Berkembang adalah desa dengan potensi yang belum sepenuhnya dioptimalkan. Meskipun memiliki sumber daya yang cukup, desa ini masih dalam perjalanan menuju kemajuan. Desa Berkembang memiliki IDM lebih dari 0,5989, tetapi kurang atau sama dengan 0,7072.
Selanjutnya Desa Tertinggal adalah desa yang menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologinya. Memiliki potensi, tetapi kesulitan dalam mengelolanya. Sehingga kesejahteraan masyarakatnya terbatas. Desa Tertinggal memiliki IDM lebih dari 0,4907, tetapi kurang atau sama dengan 0,5989.[]
Gazali Rahman1/2/ 2024.



