SMKN 1 Tamiang Mohon Perhatian Pemprov Kalteng
(maknanews.com)

SMKN 1 Tamiang Mohon Perhatian Pemprov Kalteng

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Pihak SMK Negeri 1 Tamiang Layang yang terletak di Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), merasa perlu mendapat perhatian dan respon pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebab, pendidikan SMK memang berada dalam pengawasan Dinas Pendidikan Provinsi.

Khusus kepada dinas terkait, SMKN 1 Tamiyang Layang memohon diperhatikan terkait fasilitas belajar-mengajar di sekolah kejuruan tersebut.

Kepala SMKN 1 Tamiang Layang Drs H Mulyadi mengungkapkan, fasilitas belajar-mengajar di sekolah tersebut dalam kondisi memprihatinkan.

“Ruang belajar (kelas) kondisinya sudah rapu, perlu direhab. Maklumlah, gedung sekolah ini termasuk bangunan tua. Bahkan ada bangunan yang sudah runtuh,” katanya, Kamis (13/8/2020).

Lebih jauh Mulyadi memaparkan, beberapa waktu lalu ada pelafon ruang kelas yang runtuh. Juga juga pelafo teras yang satu per satu berjatuhan karena kondisinya memang rapih dimakan usia.

Menurut H Mulyadi, kondisi ruang belajar yang rapuh tersebut membuat siswa was-was, sehingga dirasa perlu perbaikan. Karena itulah pihaknya minta perhatian pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng. “Untung saja di masa pendemi Covid-19 ini siswa tak harus masuk sekolah,” ujarnya.

H Mulyadi juga menyebut peralatan pendukung sekolah kejuruan ini dalam kegiatan belajar anak-anak didik. Tak cuma kurang, tapi yang ada pun dinilainya sudah ketinggalan zaman.

“Pada zaman teknologi canggih sekarang ini, dimana banyak mesin berbasis kompiuter, maka kita juga mestinya menyediakan mesin yang sesuai dengan zaman sekarang ini. Agar nanti siswa setelah lulus langsung bisa kerja di perusahaan,” ujarnya.

Mulyadi mengaku semua itu sudah disampaikan kepada pihak pemerintah. “Pemerintah sudah mengupayakan dan mengusahakan untuk membantu peralatan sekolah yang lebih canggih. Cuma mungkin belum terlialisasikan untuk SMKN 1 Tamiang Layang ini. Mudah-mudahan untuk tahun 2021 nanti di bantu pemerintah,” harap H Mulyadi.[]

Editor: Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *