Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Beberapa kali menjadi penyelamat event nasional, Kalsel mendapat pujian dari PWI Pusat karena mampu menggelar even dadakan dengan baik. Itu semua atas sinergi yang baik dengan Gubernur Kalsel, yang karenanya layak mendapatkan penghargaan.
Ketua PWI Pusat, Atal Sembiring Depari, menyebutkan, setidaknya Kalsel sudah menyelamatkan dua event nasional dari PWI. Yakni sebagai tuan rumah Porwanas 2013, dan Tuan Rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2020.
“Kenapa kita katakan penyelamat, karena sebelumnya event itu sudah lama direncanakan untuk digelar di daerah lain. Namun, menjelang hari pelaksanaan, daerah itu mengundurkan diri, dan Kalsel menyanggupi untuk menjadi pengganti dalam kurun waktu yang cukup singkat untuk persiapan,” katanya.
Hal tersebut, menurut Atal, tak terlepas dari peranan kepala daerah yang mampu bersinergi dengan baik bersama insan pers di Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Misalkan HPN kemarin. Harusnya itu dilaksanakan di Papua Barat, namun gubernurnya menyayakan ketidak sanggup. Lalu sekali lagi kita minta bantuan ke Kalsel, yang rupanya disambut baik oleh PWI Kalsel, serta disanggupi oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor,” ucapnya.
Atas bantuan tersebut, mewakili PWI Pusat, Atal S Depari memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Gubernur Kalsel yang biasa akrab disapa Paman Birin.
“Melihat repotasi beliau, kita kira layak untuk mengajukan beliau guna meraih penghargaan Pena Emas pada HPN 2021 mendatang,” katanya.
Melihat beberapa unsur sudah terpenuhi, Atal beranggapan bahwa dengan konsistensi Gubernur Kalsel yang mampu berintegrasi dengan pers, kemungkinan besar Paman Birin bakal meraih penghargaan Pena Emas tahun depan.
“Saya bersama pengurus lain di PWI Pusat akan memperjuangkan ini, karena kalau kita lihat dari persyaratan sudah masuk kriteria sebagai penerima Pena Emas,” ucapnya.[]



