Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Dalam rangka pembinaan dan pengembangan olahraga, serta menjalin keakraban antar pemuda masjid di seluruh provinsi ini, Dispora Kalsel menggelar kembali Kejuaraan Futsal antar Pemuda Masjid se-Kalsel.
Kejuaraan yang digelar di GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, sejak Senin (19/10/2020) ini setidaknya diikuti oleh 40 tim remaja masjid dari seluruh Kalsel.
Sukses digelar tahun lalu, khususnya untuk menggerakkan olahraga bagi remaja masjid di Kalsel, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel antusias kejuaraan ini lebih sukses.
Kepala Dispora Kalsel Drs H Hermansyah usai membuka kejuaraan itu mengatakan, tahun ini antusias peserta cukup besar, dan dari jumlahnya pun mengalami peningkatan.
“Kita harap peserta bisa ‘baramian’ saja di sini, jangan sampai berkelahi. Karena kejuaraan ini menjadi kebanggaan bagi remaja masjid yang giat berolahraga,” ucapnya.
Kendati diikuti banyak tim, namun Protokol Kesehatan menurutnya harus diutamakan. Peserta terlebih dulu menjalani rapid tes, dan kejuaraan sendiri dilaksanakan tanpa penonton.
Ketua Panitia, Budiono, menambahkan, total hadiah pada kejuaraan kali ini mencapai Rp57 juta, sebagai uang pembinaan dengan kategori dan persyaratan peserta/Tim sebagai berikut: Kuota peserta sebanyak 32 tim, beragama Islam, peserta utusan remaja masjid atau angkatan muda masjid di wilayah Kalimantan Selatan.
Sementara untuk usia, 17 sampai dengan 40 tahun. Mendapatkan rekomendasi dari DPD BKPRMI Kabupaten/Kota atau Badan Pengelola Masjid yang bersangkutan. Bukan pemain PON atau Pra PON.
Menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan disiplin. Melampirkan formulir data pemain. Setiap Peserta/Tim Futsal berjumlah 12 (dua belas) orang yang terdiri dari 10 Pemain, serta 2 orang official/manager.
Selain itu, peserta berpakaian tanding, sepatu, dan alat pelindung kaki. Setiap tim yang mendaftar diharuskan melampirkan hasil rapid test.
“Awalnya kita targetkan peserta tahun ini mencapai 32 tim, namun antusias rupanya melebihi itu,” kata Budiono.
Untuk perserta diantaranya meliputi remaja Masjid Jami Teluk Tiram, 2. Masjid Jami Fathul Jannah, 3. Al muttaqin (pekauman), 4. Masjid Miftahul Ihsan (pangeran antasari bjm), 5. Masjid Arraudah ratu zaleha, 6. masjid al barokah pelambuan, 7. masjid gairul jami darul aman kelayan, 8. Masjid Agung Al Insan Banteng, 9. Masjid Darusshalihin Gambut, 10. Mesjid Al-Mukhlisin Banjarmasin dan 11. Goirul Jami kelayan A.
Selain itu, ada juga 1. Masjid Sabilal, 2. Masjid al Jihad, 3. Masjid al Muhajirin, 4. Masjid al Hidayah, 5. Masjid Nurrahman Nurrahim sei Jingah, 6. Masjid Al Misbah Sungaibaru, 7. Muhammadiyah Adzdzakirin Teluk Tiram, 8. masjid taufik rahman keramat ditambah peserta lain dari kabupaten dan kota se-Kalsel.[]



