Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Tak terasa besok, Jum’at 19 Maret 2021, menjadi hari penentuan sidang sengketa pilkada Kalimantan Selatan (Kalsel) di Mahkamah Konstitusi (MK).
Sehubungan dengan penentuan akhir mengenai siapa pemimpin Kalsel lima tahun ke depan tersebut, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah mengimbau masyarakat untuk siap menerima keputusan MK, dan menghindari terjadinya konflik.
“Mari kita hormati keputusan MK, karena itu bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat. Lagi pula, setiap ajang pemilihan itu pasti ada yang kalah dan menang. Jadi kita semua harus legowo,”ucapnya.
Danrem Brigjen TNI Firmansyah mengingatkan, siapa pun yang menang harus menjaga kondusivitas Banua Kalimantan Selatan. Baik itu kubu 01, maupun 02, sebisa mungkin mengendalikan partisipan, simpatisan, dan relawannya masing-masing.
“Kondisi wilayah yang kondusif menjadi salah satu syarat utama, agar bisa melanjutkan pembangunan yang sudah dicanangkan. Apalagi sekarang kita pasca banjir, masuk masa transisi rehabilitasi, juga membangkitkan sektor perekonomian masyarakat yang menurun,” kata pati TNI bintang satu ini.
“Saya tekankan, TNI semua netral. Mau paslon 01 ataupun 02 yang menang, mereka akan menjadi mitra kerja saya sampai 2024 mendatang. Kita akan mendukung siapa pun nanti pemimpinnya,” tegasnya.[]



