Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Sebagai bentuk penegakan hukum lalulintas, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan berlalulintas yang baik dan sesuai aturan, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bulan depan segera merilis E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) atau biasa disebut tilang elekronik.
Menurut Kapolkda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, Kalsel memang masuk dalam list daerah yang akan merilis inovasi tilang ini pada tahap kedua.
“Untuk launching E-TLE ini, Kalsel masuk tahap kedua. Yakni di bulan April mendatang,”ucapnya, seusai peluncuran E-TLE secara virtual di Aula Matildha Bayangkara, Mapolda Kalsel, Banjarmasin, Selasa (23/3/2021).
Kapolda Rikwanto menuturkan, pihaknya sekarang sudah mulai melakukan persiapan untuk penerapan E-TLE ini bulan April depan.
“Kami juga masih menyiapkan segala yang berkaitan dengan E-TLE ini, bersama jajaran stakeholder di daerah,” ungkapnya.
Sebagai informasi, inovasi tilang terbaru E-TLE ini secara resmi dilaunching di Mabes Polri, Jakarta, dan akan diluncurkan di 12 Kepolisiaan Daerah (Polda).
“Dalam kesempatan ini kita secara nasional melakukan launching E-TLE untuk bidang lalulintas. Memang, yang yang dikedepankan Polri adalah penerapan program E-TLE ini. Tapi dalam praktek dan pelaksanaannya stakeholder banyak yang dilibatkan,” tutur Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto.
E-TLE sendiri merupakan salah satu cara penegakkan hukum lalulintas, serta menciptakan pengedara yang tertib.
“Masyarakat akan merasa terawasi dan jadi lebih patuh akan tata tertib yang berlaku ketika berkendara. Ini juga untuk mengurangi hubungan langsung antara polisi dengan masyarakat, sehingga tidak lagi ada pungli seperti perjanjian damai di lapangan,” kata Mantan Wakapolda Kalteng ini.
Selain itu, di Kalsel sendiri pemasangan alat-alat penunjang E-TLE dilakukan secara bertahap, dan pertama akan diletakan di tiga titik perempatan.
“Tiga tempat dulu yang kita tetapkan bersama dengan Pemda untuk diterapkan E-TLE ini. Nanti tahap berikutnya kita kaji lagi untuk penerapan di lokasi lainnya. Tentunya dengan analisa dan evaluasi yang matang, supaya masyarakat serta petugas terbantu dan Kalsel makin tertib dalam hal lalulintas,” tuturnya.
Di sisi lain, PJ Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, mengatakan, pihaknya selaku Pemerintah Daerah siap membantu mempersiapkan program E-TLE ini.
“Baik penyiapan tempat pemasangan kamera, maupun data-data yang nantinya diperlukan,” pungkasnya.[]



