Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Akibat terdampak pandemi Covid-19, semua sekolah sejak awal 2020 lalu ditutup, dan siswa belajar di rumah masing-masing atau secara daring/online.
Namun, kini kegiatan belajar tatap muka mulai kembali dilaksanakan di sekolah, khususnya untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA/SMA).
Menindaklanjuti hal itu, Plh Walikota Banjarmasin H Mukhyar, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi, mengunjungi SMP Negeri 3 Banjarmasin, untuk melihat kondisi kegiatan belajar tatap muka, setelah sekian lama kegiatan belajar hanya dilakukan secara daring.
Dalam kesempatan tersebut, H Mukhyar menyampaikan bahwa para siswa sangat senang ketika kegiatan belajar dilakukan secara langsung atau tatap muka.
Namun, Mukhuar menekankan agar protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Seperti jaga jarak dan menggunakan masker saat mengikuti program belajar.
Selain itu, orangtua siswa juga memberi tanggapan bahwa kegiatan belajar tatap muka ini lebih efektif dibanding kegiatan belajar secara daring.
Namun, rasa khawatir juga diungkapkan oleh beberapa orangtua murid mengingat kondisi pandemi yang saat ini belum berakhir.
“Orangtua murid memang banyak yang setuju kegiatan belajar tatap muka ini dilaksanakan. Tapi, tetap khawatir karena situasi masih dalam masa kandemi,” ucapnya.
Untuk itu, Mukhyar berpesan kepada orangtua siswa agar memperhatikan anaknya untuk tetap memakai masker, menjalankan protokol kesehatan, membawa alat tulis sendiri, dan membawa perbekalan makan minum sendiri dari rumah.
Bukan hanya itu, sekolah-sekolah harus menerapkan hal yang diwajibkan, seperti menyediakan APD serta alat kesehatan lainnya. Setiap kelas diimbau menerapkan hal yang sama, seperti tempat mencuci tangan, hand sanitaizer, serta pendukung lainnya.[]



