Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi hampir dua tahun terakhir, tidak cuma menyebabkan kematin. Tapi juga membuat ekonomi carut-marut, dan banyak warga yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Karena itulah Ahmadi yang tinggal nun jauh di pedalaman Kalimantan, tepatnya di Desa Ramania, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), hanya bisa berkeluh-kesah kepada Presiden Joko Widodo lewat video, Kamis 2 September 2021.
Ahmadi yang tadinya bekerja sebagai padagang buah antar Provinsi (Kalteng-Kalsel), mengaku sudah setahun lebih nganggur, akibat terdampak pandemi Covid-19 ini.
Ahmadi bercerita, sebagai warga desa, ia meminta kearipan dan kebijaksanaan Kepala Desa Ramania, agar memberi pekerjaan. Yakni diikutkan dalam pengerjaan proyek desa yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD). Sebab, biasanya proyek pembangunan di desa dikerjakan oleh warga dengan mendapatkan upah.
Kini di Desa Ramania akan dilaksanakan proyek pembuatan siring Jalan Ramania Telaga Papan.
Sehubungan dengan hal tersebut, sesuai arahan kepala desa, Ahmadi bersama sejumlah warga mengumpulkan KTP untuk disampaikan kepada Camat Patangkep Tutui, agar mereka dipekerjaan pada proyek tersebut.
Agar harapan tersebut bisa tercapai, Ahmad pun mengunggah video yang secara khusus ditujukan kepada Presiden Jokowi.
“Tolong Pak Jokowi, kami warga Desa Ramania yang ingin ikut bekerja pada proyek Dana Desa (DD), pembuatan siring Jalan Ramania Telaga Papan,” katanya.
“Kami yang ingin bekerja mengumpul KTP untuk menghadap Camat, sesuai arahan kepala desa. Tolong kami jangan sampai ditangkap aparat keamanan, karena hanya ingin mencari pekerjaan,” sambungnya.
“Sebagaimana dengan arahan pemerintah tentang penggunaan DD, agar melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya, untuk pemberdayaan masyarakat setempat,” tuntasnya.[]



