Anggota DPRD Tanam Anggrek di Tahura Pama Nagaram Persada

Anggota DPRD Tanam Anggrek di Tahura Pama Nagaram Persada

Diposting pada

Editor  : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Komunitas Pecinta Anggrek Kabupaten Barito Timur (Bartim) melakukan gerakan “Bakti Sosial Penanaman Anggrek Spesies” di Tahura Pama Nagaram Persada, Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, Sabtu (11/9/2021).

Gerakan Penanaman Anggrek Spesies tersebut mendapatkan dukungan langsung dari anggota Komisi II DPRD Bartim, Adolina Sendol SPd dan Mustika Dewi SE MM yang juga Ketua Tim Penggerak TP PKK Kabupaten Bartim.

Dukungan juga datang dari Kepala Disbudpar Bartim Forty Rickyanou ST MT, Ketua Bapenda Herawati, Plt Camat Paju Epat Welly Ananda S STP MAP, dan sejumlah instansi lainnya. 

Mustika Dewi menyatakan sangat senang dengan telah dilakukannya penanaman Anggrek Spesies bersama para pecinta anggrek tersebut.

“Kami selaku anggota Komisi II menyambut baik dengan adanya Komunitas Pecinta Anggrek di Bartim ini, yang jumlahnya sekarang sudah mencapai sekitar 70 orang,” katanya.

Komunitas Pecinta Anggrek ini, papar Mustika, akan terus mengembangkan Anggrek Spesies Kalimantan. Menurutnya, semakin banyak pertumbuhan Anggrek ini, maka Tahura Pama Nagaram Persada sebagai destinasi wisata unggulan Bartim akan semakin indah dan menarik.

“Kita yakin, dengan melihat dan merasakan keindahan suasana keaslian hutan di taman ini, maka nantinya pecinta Anggrek ini akan terus bertambah,” ujarnya.

Mustika Dewi berharap kepada instansi terkait di Bartim, agar ikut terlibat dalam kegiatan menanam Anggrek. Yakni untuk ikut melestarikan dan mengembangkan lebih banyak lagi dengan bermacam jenis Anggrek.

“Saya lihat suasana wisata Tahura ini cukup bagus. Akan tetapi harus ditambah lagi keindahannya. Agar para wisatawan yang berkunjung akan datang kembali berkali-kali. Juga tempat untuk berteduh di musim hujan harus ditambah,” ucapnya.

Mustika menilai, sejauh ini dukungan pemerintah daerah sudah cukup bagus. Tapi tetap harus ada pembenahan-pembenahan di  lokasi wisata ini. Khususnya ruangan untuk pembudidayaan Anggrek Hitam sebagai ikon Kabupaten Bartim.

Di tempat yang sama, Kepala Disbudpar Bartim, Forty Rickyanou, mengatakan, Taman Anggrek ini sudah lumayan bagus. Arealnya cukup luas, sekitar 10 hektare, dan keaslian hutannya tetap terjaga.

“Memang masih perlu menambahan fasilitas. Misalnya dibuatkan sejumlah gazebo untuk pengunjung bersantai. Selain itu, perlu pula dukungan masyarakat Desa Siong dengan adanya wisata anggrek ini. Untuk memajukan desa ini sendiri tentunya,” kata Forty. 

Kepala Desa Siong, Sidianto, berharap adanya dukungan anggota DPRD dalam bentuk event wisata. Juga perbaikan jalan masuk lokasi wisata ini, serta adanya jaringan listrik dari PLN. 

“Agar wisata Taman Anggrek  ini bisa lebih berkembang lagi, sehingga dapat menambah pendapatan Desa Siong,” katanya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *