Tari Giring-Giring Bawa Hoki bagi Penari SMPN 6 HST

Diposting pada

BARABAI – Adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi SMPN 6 HST ketika ketika mendapatkan kesempatan menampilkan kesenian tradisional untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang ke Bumi Murakata.

Seperti pada beberapa waktu lalu, penari SMPN 6 HST yang terdiri dari Lily, Artika, Nanda, Milda, Aulia, dan Ayu memainkan tarian giring-giring di Markas Kodim 1002/HST saat menyambut Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Rudi Puruwito. Tampilan mereka itu ditata oleh Febridha Pebrina.

Kepala SMPN 6 HST Nor’anida Fiteraniah menerangkan, tarian tersebut menggambarkan ekspresi kegembiraan dan rasa senang masyarakat dengan menari dan memainkan tongkat.

Tarian tersebut memang untuk ditampilkan pada acara-acara yang bersifat kegembiraan, seperti hajatan, penyambutan tamu besar, acara adat, pesta panen, dan festival.

“Sama halnya dengan perasaan saat itu, bangga, bahagia, sekaligus rasa senang, serta haru menyambut tamu besar dari Korem Antasari Banjarmasin,” ucap Nor’anida.

Sebelumnya, penari SMPN 6 HST juga berkesempatan tampil saat deklarasi PABDSI se-HST di Stadion Mandingin. Acara tersebut dihadiri Bupati Hulu Sungai Tengah Aulia Oktafiandi yang didaulat sebagai Bapak BPD HST. Tokoh lainnya juga menyaksikan penampilan itu, seperti Dandim 1002 HST Letkol Kav Gagang Prawardhana, Kapolres HST, Ketua DPRD HST, Kepala Kejari HST, Ketua Pengadilan Negeri HST, Ketua PABDSI Propinsi Kalsel dan HST, serta tamu dari berbagai kabupaten yang diperkirakan mencapai 1300 orang. 

Tidak hanya itu, penari SMPN 6 HST juga mendapat amanah menyambut Dandim 1002/HST Letkol Kav Gagang Prawardhana dengan tarian Melayu. Selain tarian, SMPN 6 HST juga menyajikan teras kearifan lokal yang mendapat atensi dari pengunjung, termasuk Dandim yang turut menikmati “Wadai Sarang Samut” yang terbuat dari ubi kayu.

“SMPN 6 HST akan selalu menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan stakeholder untuk meningkatkan kualitas sekolah dan pesan pendidikan diharapkan sampai ke masyarakat,” kata Nor’anida lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *