Jamaah Haji 2025 Cek Pelunasan Bipih Lewat Aplikasi Haji Pintar

Diposting pada

Menjelang masa pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 1446 H/2025 M, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Balangan mengimbau seluruh calon jamaah haji untuk segera mengecek besaran pelunasan mereka secara mandiri melalui aplikasi Haji Pintar.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kemenag Balangan, H. Saribuddin, pada Kamis (20/2/2025), dalam upaya mempermudah akses informasi serta meningkatkan kemandirian jamaah dalam proses keberangkatan.

“Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi jamaah dalam mendapatkan informasi terkait biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tanpa harus datang ke kantor Kemenag atau bertanya kepada pihak lain,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi ini merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan haji. Aplikasi Haji Pintar, kata Saribuddin, dirancang untuk menyajikan data valid dan transparan secara real-time.

“Kami ingin memastikan jamaah mendapatkan informasi yang valid dan transparan. Aplikasi Haji Pintar memungkinkan mereka mengecek langsung besaran pelunasan Bipih tanpa perlu repot datang ke kantor,” tambahnya.

Saribuddin menjelaskan bahwa Bipih untuk Embarkasi Banjarmasin tahun ini ditetapkan sebesar Rp59.331.751,00 per jamaah. Dari jumlah tersebut, jamaah yang sebelumnya telah menyetor Rp25 juta hanya perlu melunasi sisanya, dikurangi dengan nilai manfaat yang diperoleh.

“Setiap jamaah memiliki nilai manfaat yang berbeda-beda, namun rata-rata berada di kisaran Rp2 juta. Jadi, pelunasan yang harus dibayarkan adalah sisa dari total Bipih setelah dikurangi setoran awal dan nilai manfaat yang diperoleh,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa cara mengecek informasi pelunasan cukup mudah. Jamaah hanya perlu mengunduh aplikasi Haji Pintar, kemudian masuk ke menu “Informasi Jamaah Haji”, dan pilih “Informasi Pelunasan”. Setelah memasukkan nomor porsi haji, sistem akan menampilkan detail lengkap: setoran awal, nilai manfaat, jumlah pelunasan, hingga status istithaah (kelayakan kesehatan) jamaah.

“Kami ingin jamaah lebih mandiri dalam memperoleh informasi terkait keberangkatan mereka. Dengan aplikasi ini, semua data bisa dicek secara real-time, sehingga tidak ada lagi kebingungan mengenai jumlah biaya yang harus dibayarkan,” ujarnya.

Saribuddin berharap seluruh calon jamaah haji dapat memanfaatkan kemudahan yang diberikan aplikasi tersebut dan menyelesaikan kewajiban pelunasan tepat waktu.

“Kami berharap seluruh jamaah bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan baik, sehingga semua proses, mulai dari pelunasan hingga persiapan keberangkatan, dapat berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *