ilustrasi dibuat oleh AI

Mengapa Hari Sabtu Terasa Lebih Cepat daripada Minggu? Ini Kata Psikolog

Diposting pada

Pernah merasa waktu di hari Sabtu berjalan lebih cepat dibandingkan Minggu? Atau sebaliknya, merasa Minggu malah terlalu panjang dan penuh rasa cemas? Tenang, kamu tidak sendirian. Fenomena ini ternyata punya penjelasan ilmiah dari sisi psikologis.

Menurut Psikolog Klinis Dr. Fara Ayunita, persepsi waktu yang kita rasakan di akhir pekan sangat dipengaruhi oleh emosi, aktivitas, dan harapan yang tertanam sejak hari kerja.

“Hari Sabtu biasanya dianggap sebagai puncak kebebasan, jadi kita cenderung mengisinya dengan banyak rencana, aktivitas sosial, atau me time. Karena padat kegiatan menyenangkan, waktu terasa lebih cepat berlalu,” jelas Dr. Fara.

Sebaliknya, hari Minggu sering kali membawa nuansa berbeda. Meskipun masih termasuk hari libur, banyak orang mulai memikirkan hari Senin—alias Sunday Scaries.

“Perasaan cemas menghadapi hari kerja esok membuat Minggu terasa lebih lambat, bahkan melelahkan secara mental,” tambahnya.

Fenomena Psikologis: “Time Compression” vs “Anticipatory Anxiety”

Fenomena Sabtu yang terasa lebih singkat dikenal sebagai time compression, yaitu saat otak kita memproses waktu lebih cepat karena banyaknya stimulus positif. Kita asyik, kita aktif, kita senang—waktu pun terasa melesat.

Sementara itu, Minggu terjebak dalam anticipatory anxiety—kecemasan menjelang sesuatu yang belum terjadi (dalam hal ini, hari kerja). Ini yang membuat banyak orang merasa Minggu “berjalan lambat tapi tidak menyenangkan.”

Cara Mengakalinya?

Agar kedua hari di akhir pekan terasa seimbang dan menyenangkan, Dr. Fara menyarankan untuk:

  • Menjadwalkan aktivitas ringan yang menyenangkan di Minggu sore
  • Menyiapkan kebutuhan kerja sejak Sabtu malam agar Minggu terasa lebih tenang
  • Melibatkan diri dalam hobi santai yang membuat rileks, seperti membaca, journaling, atau jalan sore

“Intinya, jangan terlalu mengkotak-kotakkan akhir pekan. Lihat Sabtu dan Minggu sebagai ruang pemulihan dan kebebasan personal, bukan sebagai countdown menuju hari Senin,” tutupnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *